Sabtu, 19 Oktober 2019


OSO: Almarhum Habibie Dekat dengan Rakyat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 38
OSO: Almarhum Habibie Dekat dengan Rakyat

DOA – Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang berdoa saat takziah ke rumah duka almarhum BJ Habibie di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). Ist

JAKARTA, SP - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) mengenang Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai sosok yang dekat dengan rakyat. Hal itu terbukti dengan tingginya animo masyarakat untuk melayat langsung ke rumah duka.

"Saya tentu terharu sekali, beliau kan seorang anak bangsa yang betul-betul dekat dengan rakyat. Dan kita semua merasa kehilangan, Anda bisa melihat bagaimana animo masyarakat sekarang ini terhadapnya dari sejak dia sakit sampai saat ini kita akan mengantarkan dia tempat peristirahatan terakhir," ujarnya usai melayat ke rumah duka almarhum Habibie, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). 

OSO juga mengenang Habibie sebagai sosok yang unik. Habibie selalu bercerita dengan gaya khasnya yang mengesankan banyak orang. OSO sendiri pernah dibimbing saat berobat di Jerman.

"Pada saat berapa bulan yang lalu saya dibimbing oleh beliau (Habibie) untuk diadakan medical check up di Jerman, sampai begitu perhatiannya," kata OSO.

OSO terharu dan kehilangan dengan kepergian Presiden ketiga Indonesia itu. Kenangan selama berobat di Jerman itu begitu membekas bagi OSO. OSO pun mengikuti prosesi pemakaman Habibie hingga akhir. 

"Kita akan mengantarkan dia ke tempat peristirahatan terakhir," katanya.

Dia kehilangan atas kepergian Habibie. Tidak lupa disampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga Habibie.

"Saya terima kasih kepada keluarga habibie terutama kepada Pak Habibie sendiri. Kita semua merasa kehilangan. Kita akan mengantarkan dia ke tempat peristirahatan terakhir," imbuhnya.

Sementara Presiden Joko Widodo menyampaikan bangsa Indonesia tidak akan melupakan jasa-jasa almarhum terkait demokrasi di Indonesia.

"Kita tidak akan pernah lupa dengan jasa almarhum saat menjadi Presiden Indonesia, yang saat itu almarhum dengan cepat dan kuat meletakkan fondasi demokrasi Indonesia yang kita semua turut nikmati saat ini," ujar Jokowi di Taman Makan Pahlawan Kalibata Jakarta, sebelum pemakaman.

Menurut Jokowi, sewaktu muda Habibie adalah sosok yang visioner dan memberikan banyak inspirasi. Namun pada saat senja Habibie juga terus mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menjadi manusia yang terbaik bagi Indonesia.

"Almarhum mengingatkan kita untuk menjadi manusia-manusia berhati Indonesia. Beliau terus mengingatkan pentingnya sumber daya manusia untuk diisi dan dikuatkan dengan agama, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan," kata Jokowi.

Oleh sebab itu Jokowi mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk berterima kasih dan memberikan penghormatan yang tinggi atas darma bakti Habibie semasa hidupnya kepada bangsa dan negara. Jokowi juga mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk mendoakan almarhum Habibie supaya arwahnya diterima dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta Husnul Khatimah sesuai dengan amal perjuangan dan pengabdian Habibie kepada bangsa dan negara.

"Kepada keluarga almarhum semoga diberikan Allah senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran sehingga menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan tawakal," kata Jokowi.

Jokowi kemudian menutup kata sambutannya dengan mengutip pesan Habibie, "jangan terlalu banyak diskusi, jangan cengeng, tetapi terus terjunkan diri ke proses nilai tambah secara konsisten, sehingga Indonesia menjadi terkemuka tidak hanya di Asia Tenggara, namun juga di dunia," kutip Jokowi.

Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie wafat pukul Rabu (11/9) pukul 18.03 WIB. Habibie meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.  Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan. Tepatnya di samping makam almarhum istrinya, Hasri Ainun. (ant/bls)