Selasa, 19 November 2019


Jokowi Dibantu Tim 7 untuk Seleksi Menteri

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 64
Jokowi Dibantu Tim 7 untuk Seleksi Menteri

JAKARTA, SP -  Presiden Joko Widodo menunjuk tujuh orang untuk membantunya menyusun kabinet pemerintahan periode 2019-2024.

Diketahui, sejak Senin (21/10) kemarin hingga Selasa (22/10) siang ini, sudah lebih dari 20 orang yang dipanggil Jokowi ke Istana dan mengenakan kemeja putih.

Hal itu dikatakan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin.

"Dalam (penyusunan) kabinet itu Presiden menunjuk beberapa orang membantu tugasnya sehari-hari," kata Bey di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10).

Bey menjelaskan, tujuh orang yang membantu Jokowi itu, yakni Pratikno, Pramono Anung, Moeldoko, Retno Marsudi, Soekardi Rinakit, Ari Dwipayana, dan Alexander Lay. Mereka diberi tugas khusus oleh Jokowi untuk membantunya selama Kabinet belum terbentuk.

"Tidak ada kriteria langsung, diberi tugas selama susun kabinet. Bertugas membantu," kata Bey.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih dahulu memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Kerja II, sebelum melantiknya, pada Rabu (23/10).

Prosesi pengenalan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB, sementara pelantikannya digelar dua jam setelah itu, di Istana Negara, Jakarta.

"Besok perkenalan jam 08.00 WIB. Pelantikan jam 10.00 WIB," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono lewat pesan singkat, Selasa (22/10).

Heru menyatakan pihaknya akan mendata para calon menteri yang datang dipanggil Jokowi. Selain itu, kata Heru, pihaknya juga akan menjelaskan agenda pelantikan kepada masing-masing calon menteri.

"Kami hanya mendata calon menterinya hal biodata dan memberi penjelasan terkait prosesi pelantikan menteri kepada masing-masing menteri," ujarnya.

Heru menyebut pihaknya sudah menyiapkan 34 kemeja putih baru untuk para menteri pilihan Jokowi. Kemeja tersebut akan digunakan para menteri ketika diperkenalkan Jokowi kepada publik esok.

Sejak Senin (21/10), Jokowi memanggil sejumlah tokoh, baik dari kalangan profesional maupun politikus ke Istana Merdeka, Jakarta. Beberapa di antaranya sudah terang-terangan diminta Jokowi untuk mengisi posisi menteri tertentu. (dtk/cnn/bob)