Senin, 18 November 2019


Ma'ruf Tunjukkan Kedekatan RI-Jepang

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 70
Ma'ruf Tunjukkan Kedekatan RI-Jepang

MENGHADIRI - Wakil Presiden Ma'ruf Amin tiba di Bandara Narita, Tokyo, Jepang.

Seremoni penobatan Kaisar Jepang, Naruhito dimulai hari ini dalam ritual yang akan dihadiri para pejabat dari lebih dari 180 negara, termasuk Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin.

Naruhito(59) dan istrinya, Permaisuri Masako (55) naik takhta pada Mei lalu dalam seremoni tradisional yang singkat, namun seremoni hari Selasa (22/10) ini merupakan ritual yang lebih kompleks di mana dia secara resmi mengumumkan perubahan statusnya kepada dunia.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (22/10), spanduk-spanduk ucapan selamat berkibar di beberapa stasiun kereta bawah tanah dan sudut-sudut jalan, tetapi respons publik sangat berbeda dari perayaan pada Mei lalu ketika naik takhtanya Naruhito bertepatan dengan periode hari libur selama sepuluh hari yang tidak biasa.

Sekelompok kecil orang menunggu di depan gerbang Istana Kekaisaran di tengah hujan yang mengguyur. Mereka melambaikan bendera Jepang dan menyoraki Naruhito saat mobilnya memasuki istana.

Naruhito memulai seremoni ini dengan melaporkan penobatannya kepada leluhur kekaisarannya di salah satu dari tiga tempat suci di halaman istana, mengenakan hiasan kepala warna hitam dan jubah putih bersih. Di belakangnya tampak Permaisuri Masako yang berjalan mengikuti.

Untuk seremoni utama, Naruhito akan mengenakan jubah tradisional berwarna oranye dan hiasan kepala, seperti yang dilakukan ayahnya nyaris tiga dekade silam. Seremoni ini akan dimulai pada pukul 13.00 waktu setempat di Matsu no ma atau Hall of Pine di Istana Kekaisaran, tempat paling bergengsi di istana tersebut.

Naruhito naik takhta pada Mei 2019 setelah ayahnya,Akihito, menjadi raja pertama yang turun takhta dalam dua abad. Acara utama penobatan hari ini telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Dia akanmendeklarasikanpenobatannyadariTakamikura yaitu paviliun setinggi 6,5 meter yang beratnya sekitar 8 ton, dengan pedang dan permata yang merupakan dua dari Tiga Harta Karun Suci, ditempatkan di sampingnya.

Pedang dan permata kuno itu, bersama-sama dengan cermin yang disebut Yata-no-Kagami, disimpan di Ise Grand Shrine, situs paling suci dalam agama Shinto Jepang. Pedang dan permata kuno ini membentuk tanda kebesaran yang melambangkan keabsahan kaisar. Pernyataan Kaisar Naruhito selanjutnya akan diikuti oleh pidato ucapan selamat dari Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe.

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin akan menghadiri penobatan Kaisar Jepang Naruhito besok. Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar mengatakan kehadiran Ma'ruf Amin untuk menunjukkan kedekatan hubungan antara Indonesia dan Jepang selama ini.

"Buat Indonesia dan khususnya buat Kiai Ma'ruf Amin ini bukan sekadar kunjungan pertama ke luar negeri, belum 24 jam sejak pelantikan. Ini terutama untuk merefleksikan hubungan yang kuat dan dekat antara Indonesia dan Jepang," kata Oemar di Imperial Hotel, Tokyo, Senin (21/10).

Oemar mengatakan Indonesia menempatkan Jepang sebagai mitra strategis. Melalui kunjungan Ma'ruf Amin ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia dan Jepang semakin terjalin kuat.

"Jepang sebagai mitra strategis Indonesia. Kedekatan hubungan dan keinginan Indonesia untuk terus menjalin persahabatan yang kuat dengan Jepang," jelasnya.

Oemar mengatakan hubungan dengan Jepang berkaitan dengan banyak hal. Dia mengatakan hubungan kedua negara sudah terjalin sejak lama.

"Kita sama-sama tahu sudah terjalin sejak lama dan dalam, dan mencakup berbagai bidang. Kalau dari existing tentunya Jepang adalah salah satu mitra terdekat kita di bidang investasi, industri maupun perdagangan, termasuk juga bidang lain di pendidikan. B to B juga kuat, hubungan kebudayaan juga dekat antara Indonesia dan Jepang," jelasnya.

Terkait acara penobatan besok, Oemar mengatakan hanya istri Ma'ruf Amin yang akan mendampingi. Acara tersebut akan dihadiri perwakilan 190 negara.

"Banyak kepala negara maupun kepala pemerintahan yang hadir, sehingga pengaturan protokolernya akan sangat ketat, antreannya akan sangat panjang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Protokoler Negara Andri Hadi menjelaskan acara penobatan akan berlangsung singkat. Dalam acara tersebut nantinya diperlihatkan budaya-budaya dari kekaisaran Jepang.

"Penobatan tidak makan waktu panjang, 30 menit. Jam 13.00 sampai selesai. Penobatan meskipun bermakna sangat bersejarah dan banyak nilai religius, tapi simpel upacaranya," tuturnya. (dtk/bob)