Senin, 18 November 2019


Cara Terbaik Menjaga Kesehatan Saat Peralihan Musim

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 187
Cara Terbaik Menjaga Kesehatan Saat Peralihan Musim

dr Anton Aryawan, Kepala Kesehatan Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio

PERALIHAN musim adalah suatu hal yang sangat wajar terjadi di lingkungan kita. Dari musim panas beralih ke musim hujan atau bahkan sebaliknya. 

Dengan seiring pergantian musim ini, fungsi dari organ tubuh pun ada yang melakukan adaptasi, sehingga dengan perubahan ini kita harus lebih untuk menjaga kesehatan kita. Sehat adalah bukan hanya bebas dari penyakit tetapi juga meliputi sisi psikis (kejiwaan) juga. 

Dalam menjaga kesehatan suatu individu, ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu kesehatan diri sendiri dan kesehatan lingkungan.

Suatu kewajiban bagi setiap individu, selain merupakan anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya, kesehatan diri sendiri dan Kesehatan Lingkungan harus tetap dijaga agar keluarga kita terhindar penyakit. Karena kesehatan tidak ternilai harganya. 

Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan itu sungguh sangat berharga. 

Dalam musim peralihan ini, perhatikan lah lingkungan kita. Karena terkadang sering tidak kita perhatikan bahkan oleh karena kesibukan kita dalam bekerja seharian sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. 

Yang sering kita tidak sadari adalah munculnya wabah penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan sampah yang dapat menampung air. Salah satu contoh penyakit yang sering sekali kita dengan  adalah DBD (demam berdarah). 

Penyakit ini timbul karena gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini mudah sekali berkembang biak di lingkungan terutama sampah dapat menampung air. Sehingga kita harus sadari dengan peralihan musim ini, kebersihan lingkungan menjadi hal mutlak untuk mejaga kesehatan diri. 

Kita harus tahu tentang manfaat dari menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk dan sehat.

Adapun manfaat menjaga kebersihan lingkungan antara lain, pertama terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat. Seperti Demam berdarah Dengue (DBD), Typhoid, Malaria, Leptospirosis dan lain-lain. 

Kedua adalah lingkungan menjadi lebih nyaman untuk ditinggali. Dari sisi kesehatan jiwa, seseorang jadi lebih nyaman tinggal di rumah sehingga lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. 

Masih banyak lagi manfaat menjaga kebersihan lingkungan, oleh karena itu kita harus menyadari sangat penting sekali kebersihan lingkungan mulai dari diri kita sendiri, setelah itu rumah yang kita tinggali dan selanjutnya lingkungan kita. 

Membersihkan lingkusan kita dengan cara rajin menyapu halaman rumah, membersihkan selokan rumah kita, membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak lagi.

Lingkungan akan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab akan kebersihan lingkungan sekitarnya. Selain itu pun, setiap agama mengajarkan kita di ajarkan untuk selalu hidup bersih, karena kebersihan adalah sebagian dari iman.

Dan untuk mencapai kebersihan lingkungan, diperlukan juga kerja sama antar sesama, dengan cara mendukung satu sama lain agar tercapainya kebersihan lingkungan yang sehat menjadi lebih mudah sehingga penyakit penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan yang tidak sehat dapat teratasi dengan baik. 

Berikut ini tips menjaga kesehatan diri dan lingkungan, yaitu pertama 

berolahraga secara teratur, minimal seminggu tiga kali dengan lama waktu sekali olah raga minimal 15 menit. Dua mengkonsumsi makanan bergizi dan sehat. Ketiga adalah konsumsi air putih minimal 2 liter per hari.

Keempat yaitu lingkungan yang sehat serta bersih. Dimulai dari diri sendiri agar masyarakat bisa melihat contohnya. Kelima melibatkan tokoh masyarakat untuk memberikan pengetahuan kepada sekitarnya akan pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Keenam masyarakat untuk ikut dan saling membantu dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Ketujuh perbanyak sarana tempat pengambilan sampah di sekitar lingkungan dan bungkuslah sampah dengan baik sehingga para petugas pengambil sampah menjadi lebih mudah. Kedelapan pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberi imbalan yang sesuai setiap bulannya. 

Kesembilan jaga hewan peliharaan agar tidak mengusik sampah yang sudah dibungkus rapi. Kesepuluh adalah mensosialisakan cara memilah sampah rumah tangga agar dapat dipisahkan menjadi sampah organik dan non organik. Dan terkahir, atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. (*) 

*dr Anton Aryawan, Kepala Kesehatan Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio