Selasa, 24 September 2019


Sinarmas Berikan Operasi Katarak Gratis & Bantu korban Banjir

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1513
Sinarmas Berikan Operasi Katarak Gratis &  Bantu korban Banjir

Foto bersama pasien operasi katarak bersama dokter dan relawan pemerhati dari perkebunan Sinarmas.(ist)

Wasito tampak senang usai menjalani operasi  katarak di Rumah Sakit Karitas Bakti, Pontianak, Sabtu (19/3) sore. Hari itu, ada lima warga salah satu desa binaan PT Paramitra Internusa Pratama yaitu desa Nanga Lemedak, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, menjalani operasi katarak gratis.

Operasi katarak merupakan salah satu rangkaian dari program 5 km bebas hernia, bibir sumbing dan katarak di wilayah usaha perkebunan Sinarmas.

Program ini berlangsung terus menerus, setiap warga desa yang memiliki 3 penyakit tersebut dapat melapor ke pihak kebun, kemudian pihak kebun atau staf yang menjadi pemerhati akan langsung melakukan survei ke rumah warga yang menderita penyakit tersebut

Program kesehatan operasi katarak gratis digelar Sinarmas  sudah berjalan sejak lama. Tepatnya pada 2013 program sosial ini masuk ke Desa Nanga Lemedak. Aksi sosial dilakukan perusahaan ini ternyata sangat dibutuhkan warga desa.

Banyak warga desa menderita katarak. Umumnya mereka adalah petani, di mana awalnya mereka beranggapan, penyakit mata yang diderita tidak berbahaya.

“Awalnya saya merasakan mata saya gatal dan rasa perih begitu melihat matahari. Kalau mata mau dikedipkan rasanya ada benda asing yang melekat di mata saya,” tutur Natalia Susi (27), satu di antara pasien yang ikut operasi gratis dari Sinar Mas.

Kepala Desa Nanga Lemedak, Asin mengaku mengetahui ada informasi program kesehatan yang baik ini diperoleh dari sejumlah sosialisasi dilakukan Sinar Mas. “Warga kami menyambut baik program ini,” tutur Asin, saat itu ikut mendampingi lima warganya menjalani operasi di Pontianak.

Aparatur desa kemudian mendata jumlah warga yang menderita katarak. Pada 2013, dari sejumlah warga yang mendaftar, hanya tiga orang yang bisa menjalani operasi dan tahun ini 2016 15 warga yang mendaftar lima belas orang, hanya lima orang saja yang bisa dilakukan operasi.

Menurut hasil diagnosa medis, mereka yang tidak bisa menjalani operasi, selain harus menjalani terapi juga karena faktor pertimbangan medis, seperti fisik pasien yang tidak memungkinkan.

Selain bantuan operasi katarak gratis, melalui PT Agrolestari Mandiri anak usahanya di Kabupaten Ketapang  memberikan bantuan kepada korban banjir di lima desa di Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang yaitu Desa Sungai Kelik, Desa Simpang Sembelangaan, Desa Tanjung Medan, Desa Siantau Raya (Siantau dan Sihit), dan Desa Nanga Tayap.

“Ada 164 kg beras dan 342 dus mie instan yang kami salurkan  bersama muspika Kecamatan Nanga Tayap dan secara langsung ke posko-posko desa yang membutuhkan,” ujar J Rajagukguk, panitia penyaluran bantuan banjir PT Agrolestari Mandiri.
Camat Nanga Tayap, Anwar mengapresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada PT AMNL yang memiliki kepedulian kepada warga Kecamatan Nanga Tayap yang mengalami musibah kebanjiran. “Semoga ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dikarenakan akses jalan terputus akibat banjir,” tuturnya

Danramil Nanga Tayap, Kapten Samsu Alam mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari PT AMNL semoga bermanfaat bagi masyarakat dan diberikan amal dari tuhan yang maha esa. (adv/loh)