Weni, Finalis Dangdut Academy Indosiar 3 Tampil di Grand Mahkota Hotel, Pontianak

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 2196

Weni, Finalis Dangdut Academy Indosiar 3 Tampil di  Grand Mahkota Hotel, Pontianak
Weni, kontestan Dangdut Academy 3 dari Pontianak tampil menghibur masyarakat di halaman Hotel Mahkota, Jalan Sidas, Pontianak, Minggu (8/5) sore hari. (Yodi Rismana/Suara Pemred)
PONTIANAK, SP- Ratusan pasang mata memenuhi halaman Hotel Mahkota, Jalan Sidas, Pontianak, Minggu (8/5) sejak sore hari. Mereka menanti kehadiran calon bintang dangdut asal Pontianak, Weni, dua besar Dangdut Academy Indosiar 3.

Halaman hotel yang sudah dilengkapi panggung untuk mini konser tersebut, bersorai sekitar pukul 20.20 WIB. Sosok yang mereka  tunggu akhirnya muncul. Gaun ungu yang dikenakan makin membuatnya tampak anggun.

Dari awal menjejakkan kaki di panggung, nama Weni tak henti dielu-elukan layaknya pejuang perang. Mungkin bagi masyarakat Pontianak, Weni penaka pahlawan mimpi. Gadis 24 tahun yang lahir dari keluarga petani, namun mampu menunjukkan kemampuannya sebagai calon bintang dangdut Indonesia.

Mini konser Weni tersebut tak hanya disaksikan oleh masyarakat Pontianak, segenap pejabat pemerintah turut hadir memberi dukungan, termasuk Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. Dibuka dengan kembang api oleh Wakil Wali Kota, Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, konser pun dimulai. "Weni bangga bisa pulang ke Pontianak, " ujar Weni sebelum bernyanyi, disambut sorak-sorai penonton.

Diiringi Larass Band, Weni memulai dengan lagu Laila Canggung. Penonton pun langsung terpukau. Semua yang hadir larut dalam lantunan irama Melayu. Penampilan kedua dilanjutkan dengan lagu india, Bum-Bum.

Penonton berjingkrak. Tempo lagu yang cepat, bikin semua bergerak. Total, semalam Weni menyanyikan tiga lagu.

Sebagai penutup, ia mendendangkan lagu yang dibawakannya pertama kali saat 34 besar Dangdut Academy, Goyang Inul. Dirinya memang tidak bisa menghibur masyarakat Pontianak lebih lama, karena di waktu yang sama, ia juga mesti menyapa masyarakat Kubu Raya. Tak ayal penonton kecewa, salah satunya Ana (35), warga Jalan Penjara yang sudah sejak pukul enam sore datang ke sana.

Bersama suami dan anaknya, ia sengaja datang untuk menyaksikan langsung idola barunya menyanyi. “Weni nyanyinya bagus, saya ikuti dari awal tampil di Dangdut Academy. Tidak pernah absen,” ujarnya.

Ana berharap Weni bisa menjadi juara. Harapan itu ada di depan mata, mengingat kini Weni tinggal mesti bersaing dengan Ical, kontestan asal Majene, Sulawesi Barat, yang pernah ia kalahkan di babak sebelumnya.

Keyakinan sama dilontarkan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, bahkan mungkin semua masyarakat Pontianak. Kemenangan Weni, adalah harga mati.

Apalagi menurut Edi Kamtono, Weni adalah kebanggaan masyarakat. Calon bintang yang berhasil menyisihkan 34 ribu kontestan lain. “Weni punya bakat luar biasa. Menjadi contoh bagi pemuda Pontianak untuk meraih mimpi. Antusias masyarakat juga luar biasa,” katanya.

Dalam kunjungannya selama empat hari ke Pontianak, Weni juga akan mengunjungi sejumlah objek pariwisata dan menggali kekayaan kuliner Kota Khatulistiwa, guna pengambilan gambar bersama Indosiar.

Edi Kamtono menilai, secara tidak langsung, ini juga akan mempromosikan Pontianak ke mata Indonesia.

Rencananya, Grand Final Dangdut Academy 3 masih akan digelar dua minggu ke depan. Masih banyak waktu bagi Weni untuk belajar dan mempersiapkan diri. Termasuk juga masyarakat untuk memberikan dukungan melalui pesan singkat.

Edi Kamtono mengatakan akan hadir di malam puncak untuk memberi semangat langsung. Sementara Sutarmidji menjanjikan, Pontianak akan jadi tempat Weni menggelar konser perdana, usai malam juara nanti. Semoga. (bls/lis/sut)