Senin, 23 September 2019


Moh Ibrahim: Narkoba Masalah Utama di Malaysia

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1275
Moh Ibrahim: Narkoba Masalah Utama di Malaysia

BARANG BUKTI - Sebanyak 18,5 kilo narkoba jenis sabu, 6,3 kilo ganja serta 2.080 butir happy dimusnahkan di Mapolda Kalbar. (SP/ Yodi Rismana)

PONTIANAK, SP – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menyebutkan butuh sinergitas dengan pihak Polri guna memberantas narkoba lintas negara, yaitu melalui pintu perbatasan negara dari Thailand, Filipina dan Malaysia.

"Permasalahan narkoba ini menjadi masalah semua bukan hanya di Indonesia tapi di Malaysia juga. Bahkan merupakan permasalahan utama," kata Moh Ibrahim bin Bolong, dari Malaysia Police Liaison Officer, Konsulat Malaysia.

Ibrahim mengakui PDRM, kewalahan menangani narkoba lantaran banyaknya kasus ini. PDRM juga sering melakukan operasi kejutan seperti yang dilakukan oleh polisi di Indonesia.

“Kasus ini memang tidak boleh ditangani sendiri. Melainkan harus kita koordinasikan agar bisa bersama-sama kita ungkap para pelakunya. Terutama antara Polisi Malaysia dan Polda Kalbar,” ungkapnya.

Di Malaysia, menurut Ibrahim kasus-kasus narkoba jarang diekspos di media, seperti halnya di Indonesia. "Operasi tangkap tangan, hanya saja hasilnya tidak kita publish ke media,” ujarnya.


PDRM juga menengarai pabrik besar narkoba lintas negara, juga terdapat di negara tetangga seperti Filipina dan Thailand. “Hanya saja itu belum bisa dibuktikan," ungkapnya. (nan)