Tertib Lalulintas Masuk Kurikulum Sekolah

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 650

Tertib Lalulintas Masuk Kurikulum Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Aleksius Akim dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak saat menandatangani nota kesepahaman pendidikan tertib berlalulintas di Pontianak, Selasa (29/11) lalu. (SP/Ist)
PONTIANAK, SP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjalin kerjasama dengan Polri dalam menjabarkan pendidikan karakter bagi peserta didik.  Khusus kerjasama dengan Polri, dititikberatkan dengan pentingnya tertib di dalam berlalulintas di jalan raya.

"Penguatan pendidikan moral atau pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita," kata Aleksius Akim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (30/11).Akim.

Akim menyebutkan krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek dan suka ambil pintas di jalan raya.


Selain itu lanjut Akim, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi, dan perusakan milik orang lain, kesemrautan di jalan raya, sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat ini belum dapat diatasi secara tunta. Oleh karena itu betapa pentingnya pendidikan karakter.
Karakter berkaitan dengan konsep moral, sikap moral  dan perilaku moral.
 
“Berdasarkan ketiga komponen ini dapat dinyatakan bahwa karakter yang baik didukung oleh pengetahuan tentang kebaikan, keinginan untuk berbuat baik, dan melakukan perbuatan kebaikan, termasuk mendidik siswa tertib berlalulintas di jalan raya,” ungkap Akim.

Sementara itu,  Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak mengatakan, pendidikan disiplin berlalulintas mulai ditetapkan dalam tahun ajaran baru 2016, dan masuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).

Di samping aspek keamanan dan keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian utama,  untuk mewujudkan etika dan budaya berlalu lintas sejak usia dini yang dilaksanakan melalui Program Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).


“Diintegrasikan ke dalam mata pelajaran PKN,  baik jenjang SD, SMP, SMA sehingga melalui proses pembelajaran disekolah mampu memberikan nilai etika sopan santun berlalu lintas,” kata Musyafak. (aju)
 

Komentar