Minggu, 15 Desember 2019


Demo Tapal Batas di Gubernuran

Editor:

Soetana Hasby

    |     Pembaca: 1203
Demo  Tapal Batas di Gubernuran

Ilustrasi

PONTIANAK, SP - Sejumlah warga Desa Sunsong, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat menuntut Pemprov Kalbar dan DPRD Kalbar segera menetapkan surat keputusan tentang batas daerah dan membatalkan Perda Kabupaten Sintang terkait pemekaran Desa Bungkong Baru, Kecamatan Sepauk, Sintang.

"Perda itu provokatif karena tidak ada wilayah kerja, tidak ada masyarakat, tidak sesuai Undang-Undang tentang Desa. Dan dualisme pemerintahan desa," ujar Kepala Desa Sunsong, Aban, dalam dialog di ruang Praja 2 Kantor Gubernur, Kota Pontianak, Rabu (14/12).

Selain itu, lanjut Aban, pihaknya menolak adanya pembangunan di Dusun Bungkong, Desa Sunsong oleh Pemda Sintang, serta meminta pemerintah meninjau ulang izin perkebunan kelapa sawit PT Dharma Persada Sejahtera (DPS) di wilayah sengketa dua kabupaten.

BERITA TERKAIT:
Pemprov Kalbar Didesak Segera Selesaikan Tapal Batas Sekadau-Sintang

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Kalbar, Herkulana Mekaryani mengatakan akan melakukan pertemuan tim teknis.

Nantinya, kata dia, pertemuan tersebut akan mengkaji penyelesaian batas Desa Sunsong, Kabupaten Sekadau dengan Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

"Juga melakukan kajian terkait Perda dan pengumpulan data perkebunan yang akan dilakukan pertemuan. Kami akan memberikan pertimbangan kepada gubernur terkait hasil keputusan ini," katanya.

Dijelaskannya, untuk memastikan batas kedua desa, diperlukan proses secara bertahap dan waktu lama. Selain itu, segmentasinya juga harus menyeluruh. "Bisa memakan waktu dua sampai tiga tahun. Pengalaman kami, paling cepat setahun," pungkas Herkulana. (umr)

Baca Juga:
Tersangka Hate Speech Diduga Bajak Akun Facebook Samsul Hadi 
Dua Pelaku Lolos, Begini Kronologi Penjambretan di Jalan Sulawesi 
Narkoba di Bandara, Tersangka Diupah Rp 10 Juta