Edi: Saya Rasa Wajar Tarif Parkir Naik

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 795

Edi: Saya Rasa Wajar Tarif Parkir Naik
Ilustrasi. (Dok.SP)
PONTIANAK, SP – Pemkot Pontianak akan melakukan uji publik terkait rencana kenaikan tarif parkir kendaraan pada tahun 2017 mendatang. Selanjutnya, rencana tersebut akan diajukan ke legislatif untuk dibuatkan Peraturan Daerah (Perda). 

Tarif parkir untuk kendaraan roda dua semula Rp1.000 per unit menjadi Rp2.000. Dan Rp 4 000 untuk kendaraan roda empat dari sebelumnya Rp 2.000 per unit.

"Saya rasa wajar saja tarif parkir naik, karena PAD inikan dikembalikan lagi untuk peningkatan kualitas dan penataan jalan," kata Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

Edi menambahkan, adanya kenaikan tarif parkir tersebut, selain akan meningkatkan PAD, juga dapat menjadikan masyarakat tidak semau-maunya untuk berpindah-pindah memarkir kendaraannya. 

Selain itu,  para juru parkir wajib memberikan karcis kepada konsumen, sebagai bukti bahwa memang ada parkir di tempat tersebut. 
"Masyarakat juga harus meminta karcis itu, selain itu juru parkir juga harus bertanggung jawab,  jika motor yang dijaganya itu hilang," tambah Edi.

Ke depan lanjut Edi,  para juru parkir juga akan menandatangani surat perjanjian, isinya bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan terhadap kendaraan yang dijaganya. Selain itu, apabila sudah ada aturan yang jelas, maka juga ada kontribusinya kepada daerah.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar sepakat terhadap rencana pemkot yang akan merevisi Perda Retribusi Tarif Parkir.

"Saya pikir bagus wacana itu, dengan adanya kenaikan retribusi tersebut termasuk di area-area yang masuk dalam pajak parkir," katanya. 

Menurutnya, kenaikan tarif harus dibarengi dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh para juru parkir yang ada.
"Dishubkominfo juga harus benar-benar memberikan pembinaan kepada koordinator parkir dan jukir ini," tegasnya.  (bls/and)