Rabu, 18 September 2019


2 Siswi SMPN 1 Pontianak Duta Indonesia di Ajang ASEAN+3 ACGS Beijing

Editor:

Soetana Hasby

    |     Pembaca: 1240
2 Siswi SMPN 1 Pontianak Duta Indonesia di Ajang ASEAN+3 ACGS Beijing

WAKILI INDONESIA - Dua siswi SMP Negeri 1 Pontianak, Shaffiyah Cantika Kamia dan Casey Tricia saat bertemu dengan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. Kedua siswi akan tampil di ajang ASEAN+3 ACGS Beijing. (SP/Kristiawan Balasa)

PONTIANAK, SP – Dua siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pontianak, Shaffiyah Cantika Kamia (13) dan Casey Tricia (14), mewakili Indonesia di ajang internasional ASEAN+3 Center for the Gifted in Science (ACGS) Student Camp and Teacher Workshop, di Kota Beijing, China, pada 15-21 Januari 2017.

ASEAN+3 ACGS Student Camp and Teacher Workshop, kegiatan guru dan siswa dalam bidang sains, diikuti oleh negara-negara Asia Pasifik. Workshop ini juga sebagai wahana bertukar ide dan gagasan di kalangan pelajar dari negara-negara anggota ACGS yang memiliki bakat dan kemampuan di bidang sains.

Kepala SMPN 1 Pontianak, Yuyun Yuniarti mengatakan Pontianak dan Semarang menjadi wakil Indonesia di ajang internasional yang sudah digelar delapan kali itu.

“Ini sangat membanggakan bagi kita karena baru kali ini Pontianak mendapat kesempatan mengikuti workshop itu,” kata Yuyun, Rabu (11/1).

Shaffiyah dan Casey, kata Yuyun, telah dibekali materi sains dan teknologi serta perlengkapan yang akan mereka presentasikan di dalam kegiatan tersebut. 

“Selain pembelajaran sains, mereka juga dilatih untuk presentasi dalam bahasa Inggris. Kita juga bekerja sama dengan Creative Robot School,” jelas  Yuyun.

Siswi  SMPN 1 Pontianak terpilih di ajang ASEAN+3 ACGS, setelah sukses tampil di even Roket Air Internasional. Hasil seleksi yang dilakukan pihak penyelanggara, Shaffiyah dan Casey dinyatakan memenuhi kriteria.

Menurut Shaffiyah, mereka sudah terbiasa mempresentasikan pelajaran di sekolah. Ini menjadi modal besar untuk bekal di ajang ASEAN+3.

“Selain itu juga mempersiapkan daya tahan tubuh supaya kesehatan kami tetap terjaga selama berada di sana,” kata Shaffiyah. (bls) 

Baca Juga:
Ini Versi Bupati Pemicu Kasus Pemerkosaan Marak di Sambas 
Aling, Pasien BPJS Kesehatan Gagal Diantar dengan Ambulans 
Satgas Pamtas TNI Ungkap Modus Penyeludupan Minuman Keras