Ini Penjelasan Kapolresta Soal Kasus Lurah Zahrul

Ponticity

Editor Soetana hasby Dibaca : 1102

Ini Penjelasan Kapolresta Soal Kasus Lurah Zahrul
Ilustrasi (SP/Net)
PONTIANAK, SP – Kapolresta Pontianak Kombes Iwan Imam Susilo menyatakan kasus penganiayaan terhadap Lurah Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Zahrul Basim, masih diselidiki. Kasus ini bermula dari laporan pengaduanpenipuan dan penggelapan di Polsek Pontianak Timur.

"Perlu saya luruskan, jika bahasanya penculikan itu kok, seram sekali. Jadi pertama ada laporan di Polsek Timur terkait adanya tipu gelap (penipuan dan penggelapan). Kemudian setelah itu diduga terjadi pengeroyokan dan penganiayaan yang dilaporkan ke Polresta Pontianak pada, Minggu (5/2/2017) lalu," ujar Kapolresta, Selasa (7/2/2017).

Dikatakan Kombes Iwan, laporan pengaduan kasus penipuan dan penggelapan itu ditangani Polsek Pontianak Timur dan masih diselidiki.

Namun, salah satu pihak yang bersengketa tak puas, lantas melakukan upaya penyelesaian masalah tanpa melibatkan pihak Kepolisian. Sehingga terjadilah kasus dugaan pemukulan dengan korban Lurah Zahrul.

Iwan menegaskan, kasus penganiayaan terhadap Lurah Zahrul hingga kini masih diselidiki Polresta Pontianak, dan belum ada yang ditetapkan tersangka.

"Kami masih lakukan penyelidikan. Untuk tersangka belum, jika memang nanti terbukti, kami akan tetapkan," ujar Iwan kepada wartawan di Grand  Mahkota Hotel.

 Kapolresta berharap kasus ini tidak dikembangkan menjadi isu-isu lain, dan meminta semua pihak mendukung upaya-upaya mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. (bls)

Baca Juga:
Kisah Cerobong Asap Milik Kapal Portugis di Sekadau
Dandim 1204/ Sanggau: Setiap 25 Hektare Langsung Tanam
Sertijab, Ini Amanat Kapolres Sintang