Kapolda: 16 Warga Kalbar Terlibat ISIS

Ponticity

Editor sutan Dibaca : 1290

Kapolda: 16 Warga Kalbar Terlibat ISIS
KOMITMEN - Kasdam XII Tanjungpura, Brigjen TNI Ahmad Supriadi dan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Musyafak sedang menandatangani komitmen bersama menangkal radikalisme dan terorisme di Kalimantan Barat, di Grand Mahkota Hotel, Selasa (7/2). (SP/ Balasa)
PONTIANAK, SP – Polda Kalimantan Barat menyatakan sepanjang 2016 tercatat 16 orang warga Kalbar terlibat gerakan radikal Islamic State Irak Syiria (ISIS). 

“Di Kalbar, kami mencatat 16 orang warga berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS," kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak, dalam rapat Pembinaan dan Koordinasi (Binkor) antisipasi berkembangnya radikalisme dan ideologi anti Pancasila, yag digelar di Grand Mahkota Hotel, Kota  Pontianak, Selasa (7/2).

Kapolda memastikan jika ke-16 orang tersebut masih dalam ajaran-ajaran radikal.  
"Kita cegah mudah-mudahan ke depan tidak ada. (Statusnya) ya tidak usah, nanti, tinggal ini saja ya," ujarnya, ketika ditanya perihal status 16 orang tersebut.

Menurutnya, isu radikalisme dan terorisme memang kian hangat di Indonesia. Berdasarkan data Polri, sepanjang tahun 2000-2016, tercatat 1.288 tersangka tindak pidana terorisme yang ditangkap. Jika dilihat secara detail, tidak lebih dari lima persen pelaku adalah non Muslim. Sementara,  95 persen sisanya adalah muslim.

Kapolda mengharapkan kegiatan ini dapat menjaga kondusivitas di Kalbar. Terlebih,  bulan ini akan ada dua agenda besar, yakni pilkada serentak di Kota Singkawang dan Kabupaten Landak serta Perayaan Cap Go Meh.


"TNI,  Polri dan Pemda sudah menyatu. Saya dengan pangdam, gubernur sudah membuat komitmen yang sama. Jangan situasi kondusif ini dimasuki kelompok radikal yang bertentangan dengan  semua ajaran," pungkas Musyafak. (bls/and)


Baca Juga:
Begini Penyebab Kenaikan Harga Komoditas Sembako di Nanga Pinoh
Ini Penjelasan Kapolresta Soal Kasus Lurah Zahrul