Polisi Tembak Adi Kondom Spesialis Curas

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 1009

Polisi Tembak Adi Kondom Spesialis Curas
DILUMPUHKAN – Adi Gunawan alias Adi Kondom, spesialis curas terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas, lantaran berusaha kabur saat akan diamankan, Minggu (30/4).
PONTIANAK, SP – Adi Gunawan alias Adi Kondom, terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) terpaksa dilumpuhkan dengan dua kali tembakan, oleh tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak, lantaran melawan aparat saat hendak ditangkap, Senin (2/5) malam.  

Timah panas yang dilesatkan tepat menembus ke dua betis kakinya. Seketika, Adi Kondom yang berencana melarikan diri tersebut roboh tak berkutik. Usai dilumpuhkan, dia dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalbar guna mendapat perawatan.  

Kasat Reskrim Poresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli menerangkan kronologi penangkapan Adi Kondom. Dia diringkus di sebuah rumah di Siantan.  

Adi Kondom terbukti melakukan tindak pidana curas pada Minggu (30/4), terhadap korban bernama Nadia Egawati, di jalan Kh Ahmad Dahlan, Kecamatan Pontianak Kota.

"Pada hari itu, korban yang sedang berjalan menggunakan sepeda motor, tiba-tiba tas yang dibawanya dirampas oleh pelaku. Di dalam tas korban tersebut berisi sejumlah uang, telepon genggam dan beberapa dokumen penting," jelas Husni, Selasa (2/5).  

Akibat kejadian, korban mengalami kerugian materil mencapai Rp3,8 juta. Dan melaporkan musibah yang menimpanya tersebut ke Polresta Pontianak.   

"Setelah menerima laporan korban, kita langsung melakukan serangkaian penyelidikan, dengan mendatangi tempat kejadian perkara," jelasnya.  

Dari hasil penyelidikan tersebut, menunjukkan titik terang. Telepon genggam korban yang turut dirampas pelaku terdeteksi keberadaannya. Berbekal petunjuk itu, polisi langsung bergerak ke lokasi telepon genggam itu berada. 

Telepon genggam tersebut, ternyata sudah dikuasai orang lain, atas nama Firdaus yang kini ikut terseret kasus ini. Firdaus terindikasi telah memberikan pertolongan jahat kepada pelaku curas. 
 

"Firdaus diamankan di rumahnya Jalan H Rais A Rahman Gang Gunung. Berdasarkan pengakuannya, dia (Firdaus) telah membeli HP tersebut seharga Rp1,2 juta dari tangan Adi Kondom," jelas Husni.  

Berbekal pengakuan Firdaus, polisi bergegas memburu Adi Kondom. "Anggota pun langsung berkoordinasi di lapangan, selanjutnya informasi mengenai keberadaan Adi ini berhasil terdeteksi. Sekitar pukuk 19.30 WIB, tersangka diringkus," paparnya.  

Adi Kondom mengakui tindak kejahatannya tersebut. Aksinya dilancarkan dengan cara menarik secara paksa tas milik korban, dan selanjutnya kabur membawa tas korban berisi uang dan handphone.  Adi juga mengakui telah menjual hasil curiannya dengan Firdaus seharga Rp1,2 juta.  

“Tersangka ini memang merupakan spesialis curas. Karena diketahui telah melancarkan aksi kejahatannya di empat lokasi yang berbeda-beda.(abd/and)




Komentar