Polisi Musnahkan Ribuan Miras Asal Malaysia

Ponticity

Editor Syafria Arrahman ST Raja Alam Dibaca : 791

Polisi Musnahkan Ribuan Miras Asal Malaysia
PEMUSNAHAN – Pemusnahan barang bukti minuman beralkohol asal Malaysia di Mapolresta Pontianak, Rabu (17/5). Pihak kepolisian telah menahan sopir truk pembawa minol ini, guna penyelidikan lebih lanjut, terkait siapa pemilik dan penerima barang ini. Polisi
PONTIANAK, SP – Kepala Kepolsian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat, Brigjen Pol Erwin Triwanto memimpin langsung pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol berbagai merek, di Mapolresta Pontianak, Rabu (17/5).

Pemusnahan barang ilegal itu, dilakukan dengan cara menggiling botol-botol tersebut dengan alat berat.   Kapolda mengungkapkan, ribuan minol ilegal tersebut diamankan oleh anggota Reskrim Polresta pada Jumat pekan lalu.   

"Ada tiga truk yang berisikan minuman alkohol yang diamankan anggota Satreskrim Polresta di kawasan Pelabuhan Dwikora," katanya, saat pers rilis sebelum seremoni pemusnahan tersebut dilakukan.

Dia mengungkapkan, sopir truk yang membawa minol tersebut kini sudah ditahan guna penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan perdagangan minol ilegal tersebut.   Semenatara itu, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo mengungkapkan, minol ilegal itu dipasok dari Malaysia.

"Barang itu berantai, sampai di suatu tempat berganti sopir. Sementara, barang itu masuk dari perbatasan lewat darat," jelasnya.

Iwan mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari sopir pembawa minol ilegal tersebut, untuk mengungkap jaringan pembeli dan pemesan. 


"Untuk sementara, penjelasan sopir, dia baru sekali membawa barang ini. Tiga truk minol ini diamankan anggota kami saat berada di pelabuhan. Sehingga asumsinya akan dikirim ke luar Kalbar. Saat ini kita masih mendamai kasus ini," jelasnya.


Dia menyebutkan, pengungkapan kasus ini juga masih dalam agenda tahunan kepolisian, yakni Operasi Patuh 2017. Usai operasi ini, dilanjutkan dengan Operasi Pekat.

“Sasarannya ada razia minuman keras. Soal hasil pengungkapan ribuan minol ilegal ini, tentu juga merupakan rangkaian kegiatan cipta kondisi Jelang memasuki bulan suci Ramadan," pungkasnya. (abd/and)