Dewan Minta Perusahaan Perkebunan Ikut Danai Persipon

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 701

Dewan Minta Perusahaan Perkebunan Ikut Danai Persipon
TANPA BALAS – Laga kandang Persipon melawan Persis Solo, Jumat (19/5). Dalam pertandingan tersebut, Persipon harus menelan kekalahan dengan tiga gol tanpa balas.
PONTIANAK, SP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, Kadri meminta perusahaan perkebunan yang berinvestasi di Kalbar dapat menyalurkan bantuan anggaran untuk Persatuan Sepakbola Indonesia Pontianak (Persipon), dalam eksistensinya di Liga II Sepakbola Indonesia, melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).  

“Persipon juga kurang sponsor. Cuma namanya di bidang olahraga, kita harus kerja sama juga seperti Dinas Olahraga baik provinsi maupun kota untuk bisa berkomunikasi dengan perusahaan yang ada untuk memberikan bantuannya,” katanya, Minggu (21/5).  

Menurutnya hal ini patut dilakukan. Sebagai bentuk apresiasi terhadap Persipon yang telah membawa harum dunia sepakbola khususnya Pontianak dan Kalbar pada umumnya. Sehingga dari bantuan yang terus mengalir itu, Persipon bisa berlaga dengan membawa hasil yang lebih maksimal.  

“Dengan adanya sponsor dan tidak adanya keterbatasan biaya tentunya pemain Persipon tetap semangat menjalankan pertandingan. Baik sesudah maupun sebelum dengan percaya diri. Tapi kalau tidak ada sponsor dan dana pemain juga kurang semangat,” ujarnya.  

Kadri juga mengungkapkan terima kasihnya kepada segenap pihak yang peduli akan eksistensi  Persipon, termasuk para supporter yang terus mendukung tim ini.
 

“Kepada sahabat kita para pemain,  punya jiwa yang luar biasa. Semoga terlahir bibit-bibit pesepakbola untuk membela Timnas Indonesia. Mereka (pemain Persipon) punya bakat istimewa,” katanya.
 

Dia juga meminta pemerintah dapat memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap para pemain yang telah membela nama daerah ini.  

“Saya harapkan pemerintah juga harus membantu dan mencari dana olahraga kita. Mereka berbakat. Buat Persipon ke depan supaya lebih meningkatkan kualitas permainannya lagi. Dan semoga dengan sisa pertandingan ini, Persipon bisa menang terus,” harapnya.

Sebelumnya, Jumat (19/5) petang, Persipon menjalani laga kandang melawan pemuncak klasmen Grup 4 Liga II, Persis Solo di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak. Persipon takluk dengan tiga gol tanpa balas. Atas hasil ini, pelatih Persipon, Inyong Lolombulan mengakui penyelesaian akhir timnya masih buruk.

Kekalahan tiga gol akan jadi evaluasi semua lini, tak hanya pemain, tapi juga pelatih dan manajemen. Inyong mengatakan materi pemain yang dimiliki dan persiapan yang hanya 15 hari turut berpengaruh pada kekalahan tim. Usai kalah tiga gol, suporter Persipon, Elkha Mania meminta bertemu manajemen dan pelatih. Mereka kecewa dengan tim kesayangan yang tak kunjung menang. Sebelum rehat Idulfitri malah babak belur di kandang. Manajer Persipon, Sidiq Handanu mengatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh.

Tak hanya jajaran pemain dan pelatih, tapi juga manajer saat ini. Diungkapkannya kekalahan tiga gol tanpa balas pasti membuat banyak pihak kecewa.
Setidaknya ada dua hal yang perlu evaluasi. Pertama manajemen tim, dan dia siap jika harus mangkat dari Persipon. (jee/bls/and)