Satpol PP Mulai Tertibkan Baliho Bacawako

Ponticity

Editor Kiwi Dibaca : 765

Satpol PP Mulai Tertibkan Baliho Bacawako
Satuan Polisi Pamong Praja
PONTIANAK, SP – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak, secara rutin menertibkan baliho dan poster calon wali kota di lokasi terlarang.

"Kami secara rutin menertibkan baliho atau poster apa saja yang dipasang bukan di tempatnya," kata Kepala Bidang Operasi dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Pontianak, Abussamah, Rabu (24/5).

Dia menjelaskan, pihaknya telah menertibkan baliho cawako dan lainnya yang liar, di kawasan Kecamatan Pontianak Selatan dan Tenggara. Penertiban tersebut tidak hanya pada baliho atau spanduk liar saja, tetapi juga terhadap lapak, gerobak atau bangunan liar yang berdiri di fasilitas umum, seperti jalan trotoar dan lainnya.
Abussamah menambahkan, penertiban tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 45 Tahun 2014 tentang Ketentuan Pemasangan dan Pelarangan Reklame di Kota Pontianak.

"Hingga saat ini, penertiban masih bersifat umum, yang jelas kami menertibkan semua apa saja yang melanggar aturan," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Satpol PP Kota Pontianak, Uray Abu Bakar mengatakan, pihaknya akan menertibkan baliho atau poster calon wali Kota Pontianak yang melanggar aturan.

Menurut dia, penertiban tersebut dilakukan, karena banyaknya baliho maupun poster bakal calon wali kota yang terpasang tidak sesuai tempat atau terindikasi melanggar Perwa No. 45/2014.
"Sesuai dengan Perwa tersebut, dan pengumuman Wali Kota Pontianak No. 96/2017, penertiban ini tidak hanya untuk reklame komersial dan non komersial, tetapi juga pada baliho atau poster bakal calon wali kota yang saat ini sudah terpasang," ungkapnya.

Sementara itu, mengenai legalitas pemasangan baliho atau poster bakal calon wali kota tersebut, dia mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan satu pun surat permohonan dari bakal calon wali kota tersebut.

"Sampai saat ini baliho bakal calon wali kota tersebut belum mendapat izin dari kami, dan kami sudah berusaha menemui mereka tapi belum ada respons," katanya.
Hal senada diungkapkan Kasi Sospol, Kesbangpol Kota Pontianak Abdulah. Menurutnya, sampai sekarang belum ada relawan yang mengajukan izin pemasangan baliho. Padahal, sebagaimana termaktub dalam Perwa Pontianak 45 Tahun 2014, seharusnya ada izin pemasangan baliho lewat Kesbangpol. “Sebenarnya kalau dalam sosialisasi kemarin, sudah kita umumkan sejak bulan Februari, kita sudah memberikan mereka arahan lewat Kepala KPU, tapi sampai saat ini mereka belum ada yang menyampaikan laporan (izin) pada kami,” ucapnya. Jika nantinya para relawan tidak juga melaporkan baliho yang dipasang, tidak hanya baliho di lokasi terlarang, Satpol PP juga akan menertibkan baliho tanpa izin Kesbangpol. (ant/bls/and)