KPU Batasi Dana Kampanye Paslon

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 528

KPU Batasi Dana Kampanye Paslon
Ilustrasi
PONTIANAK, SP – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar, Umi Rifdiyawati menyatakan anggaran kampanye masing-masing pasangan calon kepala daerah yang ikut dalam kontestasi Pilkada serentak dibatasi. 

Pembatasan tersebut, lantaran pembiayaan Alat Peraga Kampanye (APK) calon kepala daerah sudah ditanggung KPU. Ini bertujuan untuk meringankan pembiayaan dana kampanye para pasangan calon.

Dia menjelaskan, adapun APK yang ditanggung oleh KPU di antaraya, pembuatan baliho masing-masing paslon. Spanduk, iklan kampanye media cetak maupun elektronik. Debat publik. 

"Peraturan KPU dan undang-undang memang mengatur bahwa belanja kampanye calon itu dibatasi. Pembatasan dana kampanye nanti diatur melalui penetapan dari KPU dengan melibatka paslon melalui pembahasan bersama," jelasnya.

Mengenai berapa kisaran anggaran pengadaan APK pasangan calon, khusus Pilgub yang ditanggung oleh KPU Kalbar nanti, rata-rata sekitar Rp3,1 miliar. 

"Nah, harapannya memang, dari pembuat undang-undang ini agar pasangan calon ini tidak lagi memikirkan itu. Karena sudah dibiayai, tinggal mereka bertatap muka bertemu langsung dengan konstituen. Lebih mendekatkan diri. Jadi orang kenal dengan mereka. Dan menawarkan sebaik mungkin programnya,” tutupnya. 

Sementara itu, terkait anggaran Pilkada, khusus untuk pembiayaan Pilgub Kalbar tahun 2018, yang telah disetujui oleh Gubernur Kalbar untuk dikelola KPU yakni sebesar Rp260.217.000.000. 

Untuk anggaran Pilwako Pontianak serbesar Rp24.871.706.000. Kubu Raya Rp39.700.300.550 Mempawah Rp19.445.000.000. Sanggau Rp39.223.372.000. Kayong Utara Rp17.129.477.100

"Anggatan ini sudah disetujui oleh masing-masing kepala daerah," jelas Umi. (abd/and)

Komentar