Minggu, 15 Desember 2019


BKSDA Kalbar Sita 15 Spesies Satwa Dilindungi

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 755
BKSDA Kalbar Sita 15 Spesies Satwa Dilindungi

SITA SATWA – Seekor kelempiau yang berhasil disita oleh pihak BKSDA Kalbar dari tangan warga pemeliharanya, Jumat (8/9). Dalam sepekan ini, BKSDA berhasil menyelamatkan satwa dilindungi dari dua kabupaten yakni Sintang dan Kapuas Hulu. SP/Abdul

PONTIANAK, SP – Dalam sepekan terakhir, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat berhasil memyelamatkan 15 spesias satwa dilindungi. 

Satwa-satwa yang diselamatkan ini di antaranya, empat ekor beruang, lima ekor kelempiau, empat ekor kulang, seekor elang dan seekor burung cendrawasih.

Ketua Gugus Tugas Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar, Toto Sutyoso mengatakan, penyitaan satwa liar dilindungi ini dilakukan pihaknya pada tanggal 4 sampai 7 September kemarin. Satwa tersebut didapat dari warga di Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu. "Satwa-satwa ini merupakan peliharaan warga setempat," katanya, Jumat (8/9).

Dia menjelaskan, penyelamatam satwa tersebut bermula dari pemantauan pihaknya. Di mana hasil pemantauan petugas di wilayah Sintang dan Kapuas Hulu, mendapat informasi ada beberapa warga yang memelihara satwa liar dilindungi. 

"Dari hasil pemantauan tersebut, akhirnya petugas kita melakukanlah upaya pendekatan persuasive, supaya warga yang memelihara satwa dilindungi ini mau menyerahkan peliharaannya ke petugas," katanya.

Setelah mendapatkan penjelasan, akhirnya seluruh pemilik satwa liar dilindungi ini dengan sukarela tanpa paksaan, langsung menyerahkan peliharaannya tersebut. 

"Empat ekor beruang yang kita selamatkan ini juga merupakan peliharaan warga. Beruang ini dipelihara dari kecil," katanya.

Begitu juga kelempiau, kukang dan cendrawasih. Hewan ini semuanya adalah peliharaan warga. "Kalau cendrawasih ini dipelihara oleh salah seorang warga Sintang. Katanya, cendrawasih tersebut adalah hadiah," ungkapnya. 

Terhadap satwa-satwa liar dilindungi ini, sementara akan di karantina dahulu. Jika kondisi kesehatan satwa tersebut sudah benar-benar pulih, maka satwa ini akan dilepaskan ke habitatnya. 

Toto menambahkan, sepanjang tahun 2012 hingga September 2017 ini, pihak BKSDA Kalbar telah menyita 7.851 tumbuhan dan satwa liar untuk diselamatkan.

Dari jumlah itu, terdapat 3.161 jenis burung dilindungi yang disita. Kemudian 900 tumbuhan dilindungi yang juga berhasil diselamatkan. Sementara, sisanya merupakan berbagai macam satwa, seperti orangutan, bekantan, kelempiau, beruang dan lainnya. (abd/and)


  •