Tak Terima Anaknya Dimarahi, Jet Bacok Masihun

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 610

Tak Terima Anaknya Dimarahi, Jet Bacok Masihun
DIRAWAT – Korban pembacokan, Masihun, warga Kecamatan Pontianak Utara saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, Sabtu (9/9). Masihun dibacok oleh pelaku berinisial Jet, lantaran dendam anaknya dimarahi korban. Ist
PONTIANAK, SP – Masihun, warga Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak ini mengalami luka robek di bagian punggung, lantaran menjadi korban pembacokan oleh seseorang berinisal Jet, Sabtu (9/9). 

Akibat luka bacok tersebut, Masihun harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak, Minggu (10/9).

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Ridho Hidayat mengatakan, kini tersangka pembacokan tersebut sudah ditangkap oleh pihaknya.

Ridho menerangkan, berdasarkan hasil penyidikan, motif pembacokan yang dilakukan tersangka diduga karena dia tak terima anaknya dimarahi korban. Sebelumnya, anak tersangka ini telah merusak tanaman korban. 

“Dari situ, tersangka naik pitam. Lalu, tersangka mengambil sebilah parang panjangnya, lantas mendatangi korban yang saat itu masih berada di kebun,” kata Ridho.

Setelah bertemu korban di kebun, tanpa kompromi, tersangka langsung melibas parang panjangnya ke arah korban sebanyak satu kali hingga mengenai pungung korban. Usai membacok, tersangka meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah. 

Sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (9/9) petang, lanjut Ridho pihaknya pun menerima laporan polisi, perihal peristiwa pembacokan tersebut dari seorang warga bernama Pulan.

"Dari laporan ini, anggota Unit Reskrim beserta Unit Sabhara langsung mendatangi tempat kejadian pembacokan tersebut," jelasnya.

Di lokasi kejadian, diperoleh keterangan identitas pelaku. Setelah mendapat petunjuk itu, lantas anggota bergegas mendatangi rumah pelaku di Jalan Dharma Putra, Gang Tenda, RT 03/RW 30 Kelurahan Siantan Hilir, untuk dilakukan penangkapan. 

"Saat didatangi, tersangka tepat berada di rumahnya. Anggota pun langsung menangkap tersangka, dan kemudian dibawa ke Polsek untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

Ridho menambahkan, di rumah tersangka, anggota Reskrim juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang panjang, yang digunakan tersangka membacok korban.

"Kepada tersangka akan dijerat Pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Tindak Pidana Penganiayaan," katanya. (abd/and)

Komentar