Belasan Ribu CPNS Kalbar Berebut Jatah 476 Kuota

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 585

Belasan Ribu CPNS Kalbar Berebut Jatah 476 Kuota
BERI PENGARAHAN – Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Rochmad Imam Santoso saat memberikan pengarahan kepada para pelamar CPNS yang mengantre untuk mengikuti proses verifikasi berkas persyaratan, Selasa (12/9). SP/Abdul
PONTIANAK, SP – Dalam dua hari, sejak Senin (11/9) hingga Selasa (12/9), tercatat 12 ribuan lebih peserta CPNS wilayah Kalbar, yang mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM, guna melakukan verifikasi administrasi, di Gedung Guru Jalan Ismail Marzuki, Kota Pontianak. Para peserta berasal dari berbagai daerah yang tersebar di 14 kabupaten/kota. 

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Rochadi Imam Santoso menjelaskan, proses seleksi verifikasi administrasi untuk kulaifikasi SI akan berlangsung salama tiga hari. Yakni, dari tanggal 11 hingga 14 September. Sementara untuk tahap tes uji kompetensi bidang akan dilaksanakan pada akhir September ini. 

"Ya, kita harapkan untuk pelamar CPNS SI, verifikasi administrasi bisa selesai selama tiga hari," harap Rochmat Imam Santoso, Selasa (12/9).

Menurutnya, dalam tahap seleksi perekrutan CPNS ini, Kanwil Kemenkumham Kalbar hanya berwenang sebagai pihak penyelenggara saja. Sementara untuk kebijakan, semuanya telah diatur langsung dari pusat.

Dia pun menegaskan dalam rekrutmen CPNS yang dibuka okeh Kemenkumham, tahap proses seleksi semuanya akan dilaksanakan di masing-masing provinsi.

Secara rinci Rochmat menjelaskan, kuota CPNS di wilayah Kanwil Kemenkumham Kalbar untuk kualifkasi SI, D3 dan SMA mendapat jatah debanyak 476 orang.

"Khusus untuk SI, yang akan diterima sebanyak 108 orang. Sementara 368 orang lainnya adalah kuota untuk D3 dan SMA,"jelasnya.

Pelamar CPNS kualifikasi D3 dan SMA kata Rahmat, nantinya akan ditempatkan sebagai tenaga Sipir dan Keimigrasian. Dia menilai, anemo pelamar CPNS Kemenkumham di Provinsi Kalbar termasuk tinggi jika dibandingkan provinsi lainnya yang ada di Indonesia.

"Kita berdoa mudah-mudahan alokasi CPNS Kalbar bisa diserap semua, sehingga putra putri Kalbar bisa mendapat kesempatan menjadi PNS di lingkungan Kemenkumham," katanya.

Saat mengawasi verifikasi, Rochmat pun turut menyampaikan kepada para pelamar, agar tak mudah percaya dengan iming-iming oknum yang bisa menolong agar lolos PNS.

"Yang bisa menolong hanya diri kalian (pelamar) sendiri. Jadi, persiapkanlah diri untuk mengikuti proses seleksi," imbaunya kepada para pelamar CPNS.

Satu di antara pelamar CPNS Kemenkumham asal Kabupaten Ketapang, Gaga Suharta mengatakan, selaku pencari kerja, dia sangat bersyukur pemerintah melalui Kemenkumham telah membuka rekrutmen CPNS tersebut.

"Dengan kesempatan ini saya akan coba peruntungan. Mudah-mudahan bisa lulus," harapnya.

Gaga adalah pelamar CPNS untuk kualifikasi lulusan SMA. Saat mendaftar, Gaga mendapat nomor 115. Secara pribadi, dia menegaskan menolak praktik KKN dalam rekrutmen CPNS. "Saya akan berjuang semampu saya," katanya.

Dia menilai sejauh ini proses seleksi pendaftaran berjalan transparan. Sebagai pelamar hingga saat ini, dia mengaku belum mendengar adanya iming-iming yang menawarkannya supaya bisa lulus. "Sejauh ini tidak ada. Dan kalau pun ada saya tidak mau," pungkasnya. (abd/and)