Midji Singgung PNS Perokok Agar Kerja Produktif

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 624

Midji Singgung PNS Perokok Agar Kerja Produktif
AMBIL SUMPAH – Pengambilan sumpah 222 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Pontianak, di Kantor Wali Kota, Kamis (14/9). Dalam kegiatan ini, Wali Kota Sutarmidji mengingatkan PNS perokok agar bekerja produktif. SP
PONTIANAK, SP – Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengingatkan agar para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak yang merokok, bisa mengatur waktu kerja dengan baik.  

Dia menjelaskan, tidak melarang hak orang untuk merokok. Namun ini berkaitan dengan  tuntutan sebagai PNS yang harus bekerja 37 jam per minggu. Sehingga perihal ini perlu diperhatikan.

"Namun kalau mereka merokok diambil rata-rata 10 batang saja seharinya,  karena dari mereka yang ditanya ada yang sampai 16 batang per hari, maka dapat dipastikan dia tidak akan bisa memenuhi kewajibannya sebagai PNS yang akan bekerja 37 jam," jelasnya, saat pengambilan sumpah 222 PNS, Kamis (14/9). 

Di hadapan ratusan PNS yang berasal dari 178 pegawai K2 dan 44 pegawai hasil tes tahun 2014 lalu itu, Midji mengasumsikan, jika sebatang rokok membutuhkan waktu enam menit saja, maka dalam sehari sudah enam menit atau satu jam waktu terbuang untuk merokok 10 batang.

"Dengan merokok ini, membuat PNS tidak produktif, nah coba mulai kurangi dan berhenti, ini juga supaya sehat," imbuhnya.

Sutarmidji juga akan memberikan sertifikat kepada mereka yang bisa berhenti merokok. Dia mengatakan, memang sudah ada beberapa pejabat yang bisa diajak berhenti merokok. Maka saat ini dia ingin kembali mengajak pegawai lain berhenti merokok.

"Karena selama ini 50 persen dari pajak rokok itu untuk kegiatan kesehatan dan dana itu juga harus digunakan untuk mengajak orang berhenti merokok," katanya.

Apalagi saat ini, terang Midji, jumlah pegawai di Pontianak kurang. Namun demikian pegawai tetap mampu memberikan kinerja baik dan produktivitas yang bagus, sehingga tetap bisa memberikan pelayanan yang baik. Hal ini tidak boleh dicoreng.

Wali Kota dua periode ini berharap, para pegawai yang baru saja dilantik bisa menjalankan amanah dengan baik. Melakukan semua tugas dan mengikuti aturan.

"Ini mereka yang diterima dengan sistem CAT yang pertama dan ada juga mereka yang dari K2, sehingga mereka tidak diragukan lagi, karena ini murni kemampuan dan kompetensi mereka," katanya. (bls/and)

Komentar