Senin, 23 September 2019


Jemaah Haji Kalbar Pulang Hari ini

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 598
Jemaah Haji Kalbar Pulang Hari ini

Ilustrasi

PONTIANAK, SP – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Syahrul Yadi menerangkan, jemaah haji asal Kalbar telah tiba di tanah air. Saat ini mereka sudah berada di Batam, setelah mendarat di Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim, pada pukul 23.00 WIB, Minggu (17/9) malam.

Rencananya, jemaah akan terbang ke Pontianak pada Selasa (19/9), sekitar pukul 09.25 WIB.

"Iya jemaah tiba hari ini di Pontianak. Jemaah dari kloter 11 dan mereka sempat bermalam di Batam," ujarnya, Senin (18/9).

Dia menuturkan, setelah tiba, jemaah langsung akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya baru beristirahat setelah perjalanan dari Jeddah. Kedatangan pertama kloter 11, dari Kabupaten Melawi, Sanggau, Landak dan Mempawah. Ikut juga TPHD, sehingga total jemaah haji yang tiba 445 orang.

Dia menjelaskan, jadwal kepulangan jemaah sesuai keberangkatan. Di mana menggunakan sistem gelombang yakni pertama dan kedua. Untuk gelombang pertama, posisi jemaah saat ini sudah ada yang berada di Jeddah dan menunggu jadwal keberangkatan. 

Sedangkan gelombang kedua, jemaah berada di Madinah, menunggu jadwal tiba di Jeddah baru terbang ke Batam dan dilanjutkan ke Pontianak.

"Kepulangan dimulai dari kloter 11, terbang dari Jeddah baru dilanjutkan dengan kloter 12, 13, 14, 15 dan 16," terangnya.

Dia menilai, pelaksanaan ibadah haji saat ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Indikasinya, melihat dari jumlah jemaah haji yang meninggal dunia lebih sedikit. Begitu juga untuk jemaah haji yang sakit juga lebih sedikit.

Selain itu, lanjut dia, dari pelayanan kesehatan, tahun ini pelayanannya terpadu mendapat penghargaan menjadi role model dunia. Ini tidak hanya Kalbar tapi seluruh Indonesia.

Artinya ini penilaian secara keseluruhan. Cuma laporan yang masuk sementara ini masih baik, yang kurang tetap menjadi evaluasi ke depannya," jelasnya.

Dia mengatakan, lebih baiknya pelaksanaan ibadah haji tahun ini, tidak terlepas dampak dari kemajuan teknologi yang ternyata mempengaruhi peningkatan pelayanan. Hal ini berkaitan dengan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan jemaah haji saat sakit. (umr/and)


  •