Jumadi: Peluang Calon Independen Sama Besarnya

Ponticity

Editor Admin Dibaca : 589

Jumadi: Peluang Calon Independen Sama Besarnya
Jumadi (Net)
PONTIANAK, SP - Pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tanjungpura Pontianak, Jumadi menilai, peluang calon perseorangan, tergantung pada figur calon tersebut. Adanya kemudahan aturan dari hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat dukungan calon perseorangan, tak akan terlalu berpengaruh.

Calon pemilih potensial pun tak ubahnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu sebelumnya. Penambahan jumlah yang terjadi tidak terlalu signifikan. Apalagi calon perseorangan harus tetap bersaing, dengan calon-calon yang diajukan partai politik.

"Kerja politik menarik simpati masyarakat untuk ikut memberikan sumbangan suaranya demi calon perseorangan tetap dibutuhkan. Malah itu jadi faktor penting dalam mendongkrak dukungan. Bagaimana menarik hati masyarakat untuk dapat dipilih di kemudian hari," kata dia, kemarin.

Untuk peluang, antara calon perseorangan dan calon dari partai sebenarnya sama saja. Kembali lagi bagaimana kerja politik menarik simpati masyarakat. Tapi yang tak kalah penting adalah figur dari calon yang diajukan.

"Pencalonan perseorangan akan sedikit lebih mudah, bila figur yang ditawarkan memiliki elektabilitas dan popularitas yang tinggi di masyarakat," ucapnya.

Melihat bagaimana pemilu sebelumnya di Kalimantan Barat, kelihatan bahwa calon perseorangan dan calon dari partai memiliki kesempatan sama. Misalnya di Pilkada Ketapang kemarin, di sana calon perseorangan bisa muncul sebagai pemenang. Di Pilkada Singkawang pun, ada calon perseorangan yang naik, tapi justru terjungkal.

"Semua kembali ke awal, tergantung figur dan bagaimana menarik simpati masyarakat. Adanya calon-calon perseorangan pun perlu diapresiasi," tuturnya.

"Belakangan malah banyak, seperti di jelang Pilkada Kota Pontianak. Ada banyak calon perseorangan yang menampakkan diri, baik lewat baliho atau informasi yang berkembang," timpalnya. (bls/lis)