Pemkot-PLN Cari Solusi Kelistrikan

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 691

Pemkot-PLN Cari Solusi Kelistrikan
PERBAIKAN JARINGAN – Perbaikan jaringan listrik dilakukan pihak PLN Area Pontianak, beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Pontianak dan PLN, sudah bertemu untuk membahas persoalan listrik di kota ini. Dok SP
PONTIANAK, SP – Untuk mengatasi masalah kelistrikan di Kota Pontianak, pemerintah setempat dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Pontianak melakukan pertemuan. Dari hasil pertemuan itu, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan soal kesemrawutan kabel-kabel listrik dan koordinasi pengalihan tiang listrik tengah jalan sudah dibahas.

"GM yang baru ini sudah menyampaikan juga bagaimana, pertama kesemrawutan kabel-kabel, dia mau data,” ujarnya, usai menerima GM baru PLN Area Pontianak, Ari Prasetyo Nugroho, Jumat (6/10) pagi.

Koordinasi yang dilakukan juga terkait percepatan pengalihan tiang listrik, yang ada di badan jalan akibat pelebaran jalan. 

“Juga akan membuat suatu, istilah saya sekat-sekat untuk itu agar pelayanan jangan sampai satu kawasan biarpet sampai beberapa kali," katanya.

Dalam pertemuan itu, Sutarmidji turut mengingatkan agar layanan di tempat-tempat vital betul-betul dijaga. Misalnya di rumah sakit atau pelayanan publik lain. Jika pun ada pemadaman, usahakan hanya berlangsung dalam hitungan menit.

"Itu program beliau, artinya bagus program itu. Pemerintah Kota siap saja untuk membantu mereka," tegasnya.

Salah satu yang dia soroti, soal Hotel Ibis yang akan dibangun di Jalan Ahmad Yani. Pemetaan berapa kapasitas yang diperlukan agar tidak mengganggu area lain.
"Pemetaan-pemetaan itu akan dilakukan dan itu saya melihat satu inovasi atau solusi dari kondisi ini," imbuhnya.

Dia menerangkan, soal kapasitas dan cadangannya memang ada. Namun, kendala ada pada jaringan. Untuk hal sepele seperti pohon saja, bisa menjadi masalah.

"Kalau pohon, saya bilang ya sudah. Kalau pun nanti kerja sama dengan pihak ketiga, kerja sama dengan PU saja, jadi kalau pemangkasan pun bisa bagus karena kami punya alat, ada mobil yang untuk PKU itu bisa digunakan," ucapnya.

Sementara jika dikerjakan serampangan, misal hanya menggunakan arit, malah jadi semrawut. Salah-salah, kabel bisa luka.

"Selama ini kan pindahkan gardu untuk pembangunan Jembatan Landak, itu ada kendala. Beliau (Ari) begitu saya koordinasikan minggu depan insyaallah selesai. Itu sudah dipindahkan, pengerjaan jembatan bisa lancar," ucapnya. 

Sementara soal kebakaran akibat korsleting listrik, masalahnya ada pada kualitas kabel. Dia minta ada sosialisasi dari PLN. Misalnya ketika warga ingin pasang AC, kabel harus ikut menyesuaikan.

"Hal-hal kayak begini juga harus disosialisasikan ke masyarkat, sudah saya sampaikan. Termasuk sambungan ilegal, karena kerugian di PLN juga. GM yang baru menjabat 1 September, melihat perlu ada proteksi yang berkaitan dengan pelayanan di RS termasuk di PMI. Bisa diblok agar tidak mati-mati," pungkasnya. (bls/and)