Pemilik Salon Tewas Saat Memangkas Rambut

Ponticity

Editor Admin Dibaca : 1695

Pemilik Salon Tewas Saat Memangkas Rambut
GARIS POLISI - Polisi memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Rina atau Sobirin (48), pemilik salon di Jalan DR Wahidin Pontianak ditemukan meninggal dunia setelah terpeleset dan terjatuh saat akan memangkas rambut pelanggannya, M
PONTIANAK, SP - Rina alias Sobirin (48), pemilik salon di Jalan DR Wahidin Pontianak meninggal dunia setelah terpeleset dan terjatuh saat akan memangkas rambut pelanggannya, Minggu (8/10).

Dedek, penjaga warnet yang bersebelahan dengan salon korban mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 17:30 WIB. Pada saat itu korban sedang akan memotong rambut pelanggannya, namun tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

"Tadi sore ada abang-abang mau potong rambut, tiba-tiba datang ke sini ngasi tahu kalau korban terpeleset. Trus saye lihat ke sebelah, dah tegeletak di lantai. Korban sempat bergerak, namun saat saye goyang-goyang tubuhnya sudah ndak bergerak. Kepala korban terlihat mengeluarkan darah. Kemudian saye panggil warga lainlah," ujarnya, Minggu (8/10).

Menurut Dedek, korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Sambas dan tinggal di Gang Rambutan, Sungai Jawi, Pontianak Barat. Sehari-hari membuka salon mulai pukul 09:00 WIB hinggal pukul 21:00 WIB. Biasanya ramai ditemani teman-temannya namun pada sore itu korban hanya sendiri.

Berdasarkan penuturan beberapa warga lainnya, korban dalam beberapa hari terakhir sering mengeluh sakit, namun enggan untuk beristirahat. Korban diketahui memiliki sejumlah penyakit, yaitu jantung, asma dan darah tinggi.

Tim Inafis Polresta Pontianak Kota, Bripka Agung Utomo menuturkan, pada kepala korban ditemukan luka memar. Korban meninggal dalam kondisi terlentang. Korban selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo guna dilakukan visum.

"Jadi kepalanya diprediksi memar atau pecah, dan saat diperiksa memang ada darah dibagian kepala," katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Husni Ramli menerangkan, diduga Sobirin meninggal dunia akibat sakit komplikasi yang dideritanya.

"Korban memiliki riwayat penyakit jantung, darah tinggi dan asma. Dugaan sementara korban meninggal karena penyakit," kata Husni. (aan/abd)