NTP Kalbar Naik 1,50 Persen

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 416

NTP Kalbar Naik 1,50 Persen
Ilustrasi
PONTIANAK, SP - Badan Pusat Statistik ( BPS) Kalbar melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan pada September 2017 sebesar 97,22 atau naik 1,50 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. 

"Hal ini tampak apabila kita bandingkan dengan NTP bulan Agustus 2017 yaitu sebesar 95,79 poin," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kalbar, Arianto, belum lama ini.

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, maka semakin kuat pula kemampuan daya beli petani.

Kenaikan NTP dikarenakan indeks harga yang diterima petani (lt) naik sebesar 1,52 persen, indeks harga yang dibayar petani (lb) juga naik sebesar 0,03 persen.

Arianto menjelaskan, kenaikan NTP September 2017 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor tanaman padi dan palawija sebesar 92,87 poin.

"Kenaikannya mencapai 0,44 persen jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2017 lalu yang hanya sebesar 92,47 poin," katanya.

Subsektor tanaman holtikultura juga mengalami kenaikan sebesar 1,15 persen dibanding  bulan sebelumnya atau naik menjadi 99,99 poin dibanding bulan Agustus 2017 yang hanya sebesar 98,86 poin.

"Untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 100,96 poin atau naik sebesar 3.39 persen dibanding Agustus 2017 yang sebesar 97,66 poin," kata Arianto.

Sementara untuk subsektor peternakan dan perikanan mengalami penurunan, masing-masing sebesar 0,76 persen dan 0,06 persen. (ova/ind)

Komentar