Suksesnya GERMAS Perlu Kesadaran Masyarakat

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 534

Suksesnya GERMAS Perlu Kesadaran Masyarakat
CEK DARAH – Sejumlah warga melakukan cek kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Andi Jap berujar, GERMAS akan sukses bila mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat. (Ist)
PONTIANAK, SP – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) akan sukses bila mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat. Tanpa kesadaran terhadap kesehatan diri peribadi, keluarga dan lingkungan, maka tujuan GERMAS akan sulit untuk tercapai. 

"Perogram GERMAS ini pada dasarnya bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun dinas kesehatan saja, namun semua lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menuju masyarakat Indonesia yang sehat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andi Jap, belum lama ini.

Untuk itu penting menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat terhadap bagaimana berprilaku hidup sehat. Tentu dimulai dari diri sendiri, keluarga hingga mengajak masyararakatnya.

Andi menjelaskan, GERMAS difokuskan pada tiga kegiatan: yakni mengecek kesehatan secara berkala, menggerakkan tubuh atau berolahraga tiap hari, dan makanan buah dan sayur.

Mengecek kesehatan, seperti mengetahui tensi tekanan darah, mengecek gula darah, mengecek kolestrol dan lainnya secara berkala sangat penting. Banyak masyarakat yang terkena struk, diabetes maupun kolestrol ini baru diketahui setelah merasa sakit. 

“Kalau kita deteksi lebih dini maka kita akan cepat untuk mengobatinya,” jelasnya. 

Masalah penyakit walau tidak menular ini cukup tinggi di Kalbar. Padahal bila sering berolahraga dan makanan buah dan sayur maka penyakit tersebut dapat dihindari.

"Sudah saatnya kita sadar akan pentingnya kesehatan kita sendiri, kalau bukan kita yang mejaga kesehatan siapa lagi,” ucapnya.

“Olahragalah tiap hari, kita hanya perlu 30 menit untuk menggerakkan badan hingga keringat, manfaatnya sangat besar bagi kesehatan," timpalnya.

Begitu juga mengkonsumsi buah dan sayur. Selama ini masyarakat sangat kurang mengkonsumsi buah dan sayur, terutama makanan yang banyak mengandung serat. Padahal makanan ini dapat menekan dan menghindari dari penyakit darah tinggi dan kolestrol. 

“Mari kita ajak paling tidak di lingkungan keluarga kita untuk tiap hari mengkonsumsi buah dan sayur. saya rasa lebih murah dibandingkan mengkonsumsi daging atau makanan yang tinggi proteinnya," anjurnya. (kombis/lam/ang)

Komentar