Hasil Ekspor CPO di Nanga Badau Rp100 Miliar

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 664

Hasil Ekspor CPO di Nanga Badau Rp100 Miliar
Ilustrasi. (Antara Foto)
PONTIANAK, SP - Kepala Seksi Penerimaan dan Pengolahan Data, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, Purba Sadhi Dharma mengungkapkan, Kalimantan Barat telah berhasil melakukan ekspor berbagai macam komoditi ke negeri jiran Malaysia.

"Ada crude palm oil (CPO), ada barang-barang hasil pabrik, ada beras kemarin sudah di-launching, dan barang-barang hasil industri," katanya, belum lama ini.

Ia mengatakan, tercatat Rp100 miliar lebih yang telah masuk hasil dari ekspor CPO. Nilai ini hanya dari CPO yang keluar dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

"Untuk CPO dari Nanga Badau, itu jumlahnya di atas Rp100 miliar," ujarnya.

Ia menerangkan, ekspor CPO di Nanga Badau ini tidak rutin sepanjang tahun.

"Mereka ada termin-termin tertentu, kadang mereka tidak ada ekspor. Cuma cukup banyak (CPO) dari Nanga Badau.

Hasil pendapatan dari ekspor CPO ke Malaysia ini, ternyata belum tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar. Purba mengaku, tidak tahu pasti mengapa ini belum masuk dalam data BPS. Padahal, pencatatannya sudah secara sistem.

"Harusnya yang di Nanga Badau ekspor CPO, itu harusnya sudah tercatat di BPS," pungkasnya. (umr/ind)

Komentar