Pelarian DPO Curanmor Berakhir di Jawa Barat

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 637

Pelarian DPO Curanmor Berakhir di Jawa Barat
Ilustrasi. Net
PONTIANAK, SP – Lama menjadi buruan polisi, Benny, warga warga Jalan Kutilang, Kelurahan Mariana, Pontianak Kota, akhirnya berhasil ditangkap tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak di Jawa Barat tepatnya di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Selasa (22/7).

BN masuk daftar pencarian orang (DPO) karena diduga telah melakukan serangkaian aksi pencurian sepeda motor (curanmor). 

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Muhammad Husni Ramli mengatakan, pada Kamis (9/11) malam kemarin, tim Jatanras pun telah pulang ke Mapolresta Pontianak dengan  membawa tersangka untuk diproses lebih lanjut. 

Menurut Husni, tersangka Beny adalah spesialis pencuri motor. Terakhir kata Husni, tersangka berhasil menggondol motor korban bernama Linda Siregar yang terparkir di depan rumah kos di Jalan Sungai Raya Dalam, Gang Cendana Raya, Kubu Raya.

Dari kejadian itulah lantas korban membuat laporan polisi. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan. Hasil penyelidikan diperoleh informasi identitas tersangka. Namun setelah ditelusuri, ternyata tersangka sudah tak berada di Pontianak. 

"Pelaku sudah melarikan diri ke wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tepatnya di wilayah Kebon Jeruk Jakarta Barat," kata Husni.

Perburuan tersangka pun dimulai. Proses penyelidikan menelusuri jejak pelarian tersangka berlanjut. Hingga akhirnya polisi kembali mendapati informasi bahwa pelaku sudah melarikan diri lagi ke daerah Jawa Barat, tepatnya di Kota Tasikmalaya, Kecamatan Rajapolah.

Dari petunjuk itu, tim Jatanras diterbangkan menuju sasaran untuk melakukan misi penangkapan. Setiba di lokasi, anggota tak berhasil menemukan tersangka. Anggota mendapat informasi bahwa tersangka baru saja meninggalkan tempat. 

Anggota Jatanras kemudian berkordinasi dengan pihak Polsek Kecamatan Sodong, Polres Tasik Malaya untuk menelusuri jejak persembunyian terakhir tersangka. 

"Hasil kordinasi dengan Polsek Sodong, akhirnya diperoleh informasi bahwa tersangka berada di sebuah Pondok Pesantren di wilayah tersebut," kata Husni.

Berbekal informasi itu, anggota Jataras lantas bergerak cepat menuju sasaran. Setiba di lokasi, benar saja tersangka ada di sana. Tak ingin kecolongan, anggota pun bergegas melakukan penangkapan. 

Saat penangkapan dilakukan kata Husni, tidak ada perlawanan yang berarti dilakukan oleh tersangka, karena tersangka memang telah terkepung. Usai diamankan, selanjutnya anggota melakukan interogasi singkat.

"Hasil introgasi, bahwa benar tersangka mengakui perbuatannya yang telah melakukan tindak pidana pencurian motor sebagaimana yang disangkakan. Setelah itu, anggota kemudian membawa tersangka untuk dipulangkan ke Mapolresta Pontianak Kota guna pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Husni mengatakan, tersangka Beny akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (abd/ind)

Komentar