Rabu, 18 September 2019


Bentrokan Mahasiswa Untan, Semua Pihak Diminta Dewasa

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 898
Bentrokan Mahasiswa Untan, Semua Pihak Diminta Dewasa

Wakil Dekan III Fisip Untan, Sabran Akhyar. (SP/Anugrah)

PONTIANAK, SP – Bentrokan antar puluhan mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak, kembali terjadi. Kisruh tersebut diduga antara mahasiswa Fakultas Hukum dan mahasiswa Fisipol pada Selasa (21/11), sekira pukul 23.30 WIB.

Keributan tersebut terjadi di jalan depan sekretariat mahasiswa Fakultas Hukum dan Fisipol.

Menanggapi persoalan ini, Wakil Dekan III Fisip Untan, Sabran Ahyar mengatakan, permasalahan yang terjadi antar mahasiswa merupakan kesalahan komunikasi dan pengaruh jiwa muda mahasiswa. Yang seharusnya dapat diselesaikan dengan intelektual.

“Harusnya dapat diselesaikan dengan rasa intelektual. Yang mana kehidupan kampus itu jangan dilakukan dengan kekerasan,” ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, agar semua pihak dapat menahan diri. Dengan mengedepankan komunikasi, karena hal tersebut sudah beberapa kali terjadi.

“Saya juga sebagi Wakil Dekan Tiga maupun alumni ya sangat sedih, untuk satu keluarga, serumpun Universitas Tanjungpura hal tersebut bisa terjadi. Kenapa tidak kita kedepankan komunikasi, diplomasi, yang mana permasalahan itu bisa diselesaikan tanpa kekerasan,” imbuhnya.

Semua pihak diharapkan untuk lebih dewasa dalam menyikapi permasalahan tersebut. Hingga tidak terulang kembali sampai kapan pun. Karena, bukan merupakan ciri dari mahasiswa yang mengedepankan intelektual.

Menurutnya, insiden tersebut juga karena adanya ego dari masing-masing fakultas yang harus dihilangkan.

Dia juga mengklaim bahwa 99 persen hubungan mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Fisip sangat baik. Hanya saja ada oknum yang merusak hubungan tersebut.

“Sebagai orangtua, saya agak malu juga. Oknum-oknum mahasiswa itu bisa melakukan hal seperti itu. Ini oknum,” tegasnya.

Sabran mengungkapkan, telah dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh Wakil Rektor III Universitas Tanjungpura. Dia juga mengatakan bahwa tidak ada korban dari kedua belah pihak dalam pertikaian tersebut. (aan)