Kamis, 19 September 2019


Konsultan Hukum Pasar Modal Prospektif di Kalbar

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 539
Konsultan Hukum Pasar Modal Prospektif di Kalbar

Konsultan Hukum Pasar Modal, Syahri SH

PONTIANAK, SP - 10 tahun mendatang, Kalimantan Barat menjadi daerah potensial tumbuhnya perusahaan-perusahaan besar. Fakta ini didukung oleh dua hal yaitu adanya globalisasi ekonomi dan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi.

"Nah, kedua faktor itu mempercepat proses integrasi ekonomi secara global. Implikasi dari kemajuan ekonomi itu  berdampak pada pembangunan masyarakat Kalbar, " ungkap Konsultan Hukum Pasar Modal, Syahri SH yang menjadi narasumber dalam Workshop Legal Opinion dan Legal Due Diligence di hadapan puluhan mahasiswa, yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan), Kota Pontianak, Kamis (23/11).

Untuk itu, diperlukan keahlian khusus di  bidang hukum bisnis bagi konsultan hukum untuk memberikan pelayanan kepada para investor yang akan berinvestasi di Kalimantan Barat.

"Peranan konsultan hukum tidak hanya menangani perkara di pengadilan, tetapi juga harus mampu memberikan advice kepada suatu perusahaan bagaimana melakukan investasi secara tepat dan menguntungkan, " jelas Syahri.

Seorang penasehat hukum bisa memberikan input kepada perusahaan bagaimana mengembangkan perusahaan dan mendapatkan modal di pasar modal.

Syahri menerangkan bahwa peran konsultan hukum sangat signifikan dalam mengatur bagaimana sebuah perusahaan dapat berkembang dan juga menguntungkan bagi para investornya.

Sementara perwakilan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) Sampurno Budisetianto mengatakan, Workshop ini diharapkan bisa membantu mahasiswa untan dalam melihat gambaran terkait lapangan kerja mendatang.

"Melalui workshop ini, mahasiswa didorong motivasinya untuk andal bagaimana mengetahui tahapan penggunaan uji tuntas hukum (legal due diligence) dan pendapat hukum (legal opinion), sehingga bisa diterima masyarakat," kata Sampurno.

Sampurno menerangkan sebagian besar pekerja advokat melakukan legal due diligence dan legal opinion, baik di bidang litigasi maupun korporasi. Sebelum menangani suatu kasus atau transaksi bidang korporasi, pasti akan diminta opini-opini.

"Opini itu sebagai landasan ataupun untuk penyusunan strategi. Kalau litigasi itu bagaimana beracara, kalau transaksi itu bagaimana transaksi itu bisa dilakukan dengan cara tanpa melanggar ketentuan yang ada," kata Sampurno.

Adapun Ketua Panitia Workshop, Heri Kurniawan mengatakan, tujuan workshop ini untuk mempopulerkan satu profesi hukum yang berkaitan dengan hukum pasar modal yang ke depan bakal potensial dan peminatnya masih sedikit.

"Harapannya, Workshop ini bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dan mengenalkan kepada publik bahwa profesi hukum itu banyak, tidak hanya jaksa, notaris, advokat tetapi ada juga konsultan hukum pasar modal," kata Heri.
Ditambahkan bahwa workshop ini dilaksanakan atas kerja sama HKHPM, Justisia Club, Untan dan Bursa Efek Indonesia (IDX). (bah/pk)