Senin, 23 September 2019


OSO Hadiri Gelar Seni Empat Pilar Kebangsaan

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 501
OSO Hadiri Gelar Seni Empat Pilar Kebangsaan

GELAR SENI - Ketua DPD RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta menghadiri Gelar Seni Pertunjukan Empat Pilar Kebangsaan di Taman Budaya, Pontianak, Rabu (29/11) malam. (SP/Anugrah)

PONTIANAK, SP – Ketua DPD RI sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang (OSO) menghadiri Gelar Seni Pertunjukan Empat Pilar Kebangsaan yang mengusung tema ‘Indonesia Aku Cinta Kau’ di Taman Budaya, Pontianak, Rabu (29/11) malam.

Pada sambutannya, OSO menyampaikan bahwa, pahlawan pada zaman dahulu tidak pernah mempertanyakan perbedaan  suku, ras dan agama dalam memerdekakan Indonesia. 

“Dulu waktu berjuang, tidak ada perbedaan. Sekarang, mereka sudah menjadi pahlawan, bertumpah darah. Sekarang ini kita sedang mencari pahlawan. Tapi bukan pahlawan perang. Tapi pahlawan yang menyatukan bangsa, pahlawan yang memakmurkan rakyat, pahlawan yang berbudaya,” katanya.

Dia menyampaikan, MPR RI dan Sekretariat Bersama Kesenian Dayak Kalimantan Barat (Siberkesda) melaksanakan kegiatan tersebut, untuk anak-anak bangsa Indonesia. 

OSO mengatakan, jangan ada yang merasa dirinya kecil, suku yang kecil atau merasa suku yang besar. Yang ada adalah anak-anak Indonesia. 

“Pancasila final. Jangan ada yang coba-coba mengubah Pancasila,” tegasnya.

OSO mengatakan bahwa dirinya bangga sebagai anak Kalbar. Dia mengimbau anak Kalbar yang berhasil, untuk kembali membangun daerah.

“Jangan berpura-pura ingin membangun daerah tapi bohong. Jangan menipu rakyat kecil. Indonesia hanya bisa makmur, bilamana daerah makmur. Itu sebabnya, Dewan Perwakilan Daerah konsen terhadap pembelaan terhadap kepentingan daerah-daerah,” imbuhnya.

Dia juga mengomentari terkait minimnya tepuk tangan yang diberikan hadirin, bagi para penampil yang membuka acara.

“Tadi saya lihat banyak anak-anak yang menari dan bernyanyi. Tapi sedikit yang memberi tepuk tangan,” katanya.

OSO memuji para penampil yang hadir dalam acara. Baik itu penyanyi, maupun vocal group. Saat pembukaan pemukulan gong, OSO juga mengundang penampil vocal group, bersama-sama menemaninya di atas panggung.

Saat ditemui seusai acara oleh awak media, dia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sangat penting. Karena sosialisasi yang dibarengi dengan budaya daerah, akan lebih menggigit. 

“Lihat tarian anak-anak daerah, mereka punya kebanggaan. Cuma, orang kita ini malas bertepuk. Mereka bukan latihannya kemarin, satu hari, nggak. Mingguan bahkan bulanan. Jadi kita kurang menghayati dan menghargai itu,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota MPR RI, Irgan Khairul Mahfis mengapresiasi adanya acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan balutan acara budaya. Hal itu merupakan salah satu cara merawat dan menjaga persatuan negara Indonesia.

“Karena kita paham betul bahwa, sesungguhnya nilai-nilai Pancasila itu berangkat dari pada nilai-nilai budaya. Adat istiadat, kebiasaan yang dulu dari nenek moyang kita,” ujarnya.

Dia menuturkan, budaya merupakan artefak yang harus dilestarikan, ditengah berbagai budaya yang ada di Indonesia. (aan/lis)