Selasa, 15 Oktober 2019


Survei Cirus Jadi Pertimbangan, Sekretaris PDI-P Kalbar Yakin Karol Dapat Restu

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 686
Survei Cirus Jadi Pertimbangan, Sekretaris PDI-P Kalbar Yakin Karol Dapat Restu

Sekretaris PDI-P Kalbar, Kebing (tengah). (SP/Umar)

PONTIANAK, SP - Menanggapi rilis dari survei yang dilakukan Cirus Surveyors Group yang memposisikan Karolin Margret Natasa teratas dalam kandidat terkuat Pilgub Kalbar 2018, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, M Kebing L mengatakan akan menyampaikan hasil survei ini ke DPP PDI-P.

"Perlu kita informasikan juga kepada DPP Partai bahwa Cirus sudah menyampaikan ini," ujarnya usai menghadiri rilis survei Cirus di Aston Pontianak Hotel, Kamis (21/12).

Sesungguhnya, sebut dia, ada beberapa hasil survei lembaga selain Cirus terkait Pilgub Kalbar, seperti dari Indo Barometer.

Hasil-hasil survei ini termasuk survei internal partai, terangnya, tentu saja akan menjadi bahan pertimbangan bagi DPP PDI-P dalam menentukan rekomendasi yang nantinya akan dijatuhkan.

"Itu mungkin menjadi acuan atau gambaran di DPP Partai untuk menentukan siapa kira-kira kader partai yang layak diajukan di (Pilgub) Provinsi Kalimantan Barat," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, ada dua kader PDI-P Kalbar yang siap maju pada Pilgub 2018 mendatang. Kebing menerangkan, bahwa keduanya sampai saat ini belum mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pusat.

"Kalau (Lasarus) mendapat rekom, belum. Bu Karol juga belum. Jadi, kalau bersaing itu iya. Memang kader partai itu harus bersaing, dan itu dinamika politik. Tetapi ketika DPP memutuskan, itu yang saya sampaikan tadi, yaitu berdasarkan SK 024," katanya.

Kebing meyakini, bahwa Karolin memiliki peluang lebih besar daripada Lasarus untuk mendapat restu dari pimpinan pusat maju di Pilgub Kalbar 2018. Terlebih lagi, PDI-P Kalbar memperoleh 20 persen kursi di provinsi sehingga bisa mengusulkan kader di internal partai. 

"Nah, di sini Bu Karolin jika disandingkan dengan satu kader lagi Pak Lasarus, nampaknya sepertinya yakin Bu Karolin ini bisa memperoleh kesempatan dari DPP PDI Perjuangan," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Rakornas Tiga Pilar di Serpong, Minggu (17/12), salah satunya mengagendakan pengumuman pasangan calon (paslon) partai yang diusung PDI-P. Hanya empat provinsi yang diumumkan, sementara Kalbar, Jateng dan Jabar diundur waktunya.

Kebing mengatakan, untuk Pilgub Kalbar pengumuman paslon diperkirakan disampaikan bersamaan dua provinsi lainnya, yaitu awal Januari 2018.

"Ada semacam pertemuan sedikit dengan DPP (setelah Rakornas), diperkirakan tanggal 4 (Januari). Yang daerah-daerah istimewa, Kalbar, Jateng itu tanggal 4," ungkapnya.

"Kalau ada gangguan lagi, mungkin terlambat. Atau kalau diperlukan cepat, bisa cepat juga (keluar rekomendasi)," terang Kebing yang menjabat sebagai ketua dewan di DPRD Kalbar ini. (umr)