Senin, 14 Oktober 2019


Praktik Nakal Pengadaan Barang dan Jasa, Bisa Ditangkal dengan Verifikasi Bertingkat

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 384
Praktik Nakal Pengadaan Barang dan Jasa, Bisa Ditangkal dengan Verifikasi Bertingkat

Pengamat Kebijakan Publik, Erdi. (ist)

PONTIANAK, SP - Adanya praktik nakal oknum kontraktor dalam pengadaan barang dan jasa, seperti mundur untuk dapat uang rekanan, dikatakan Pengamat Kebijakan Publik, Erdi bisa ditangkal dengan verifikasi bertingkat.

Verifikasi sampai tuntas terhadap suatu perusahaan harus dilakukan.

"Supaya memberikan pekerjaan kepada yang lulus benar-benar punya kualitas di bidang pekerjaan itu," ujarnya Selasa (26/12).

Bila pun ada perusahaan, baik itu swasta atau BUMN yang memberikan kuasanya pada orang di luar perusahaan untuk melakukan penawaran, dalam proses verifikasi pasti akan berguguran.

Maka penting untuk dilakukan verifikasi bertingkat.

"Artinya yang valid hanya berlaku di tempat itu, sehingga walaupun khusus bukan bersifat umum artinya kita ingin menemukan pengusaha yang betul-betul punya kualifikasi dan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan," ujarnya.

Mereka yang akhirnya menang tender, harus dipastikan yang benar-benar sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dibuat.

Pemerintah memiliki klasifikasi khusus sehingga dengan verifikasi yang bertingkat, kemungkinan proyek tidak akan jatuh kepada tangan pengusaha nakal.

"Kita ingin memastikan kualitas pekerjaan betul-betul berkualitas," pungkasnya. (bls)