Warga Pedalaman Kalbar Masih Termarginal, Maman: Harus Diubah dan Dilawan

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 472

Warga Pedalaman Kalbar Masih Termarginal, Maman: Harus Diubah dan Dilawan
Wasekjen DPP Partai Golkar, Maman Abdurahman. (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Tahun 2018 sangat erat kaitannya dengan tahun politik. Pasalnya, di tahun ini akan diselenggarakan Pilkada serempak di 171 daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia pada 27 Juni mendatang.

Menyongsong tahun politik, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar sekaligus Wasekjen Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan, Maman Abdurahman berharap besar Kalbar bisa mendapatkan pemimpin terbaik.

"Harapan saya ke depan Kalbar harus membaik dan dipimpin oleh pemimpin yang sudah jelas track recordnya," kata dia kepada Suara Pemred, Selasa (2/1).

Ia memaparkan, sesungguhnya kekuasaan adalah sarana untuk mencapai cita-cita luhur dalam menyejahterakan masyarakat, bukan sekadar alat untuk mengeksploitir dan memanipulasi sentimen etnis publik.

Wajah Kalbar ke depan, ucap dia, harus berwarna-warni yang terimplementasikan dari PNS yang menjabat tidak boleh lagi dipilih hanya karena faktor etnis, tapi harus betul-betul karena pertimbangan kemampuan dan juga program-program ke depan yang pro kepada pembangunan seluruh wilayah di Kalbar.

"Saya sedih melihat pembangunan masyarakat-masyarakat di daerah pedalaman, khususnya masyarakat Dayak, sangat termarginalkan dan tertinggal," jelasnya.

"Isu sentimentil etnis dan kelompok tidak lebih dan tidak kurang hanya dijadikan sebagai alat untuk melegitasi politik saja, tapi tidak pernah untuk kebutuhan pengembangan kesejahteraan masyarakat di pedalaman. Hal-hal seperti ini harus diubah dan dilawan," pungkas dia. (umr)