Cegah Stunting dengan Program Germas

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 1105

Cegah Stunting dengan Program Germas
Ilustrasi. Net
PONTIANAK, SP - Kekurangan asupan gizi yang berdampak terhadap tubuh yang pendek atau stunting dapat dicegah dengan cara menjalankan program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). 

Hal ini disampaian oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kalbar, Yulsius Jualang. Menurutnya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis. Hal ini menyebabkan anak lebih pendek untuk usianya.

“Stunting itu tidak tiba-tiba, tapi ada proses yang dilalui. Mencegahnya dengan gaya hidup sehat,” kata Jualang di Pontianak, Selasa (2/1).
Ia menyebutkan gerakan masyarakat hidup sehat misalnya dengan mengkonsumsi buah dan sayur, menghilangkan kebiasan merokok, serta lakukan aktivitas fisik.

“Ini adalah gaya hidup sehat dan harus dilakukan. Tidak hanya ibu-ibu tapi juga remaja putri karena mereka cikal bakal ibu juga nantinya,” ujarnya.

Selain upaya mencegah stunting juga dilakukan dengan intervensi pada 1.000 hari kehidupan. Tidak hanya pada bayi, tapi dilakukan sejak masih di dalam kandungan hingga lahir dan mencapai usia tiga tahun.

Ia menilai program 1.000 hari pertama kehidupan sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki gizi anak dan mencegah stunting. Dengan program ini, pertumbuhan dan perkembangan anak bisa terus terpantau.

Pemantauan terhadap status gizi Kalbar kata dia, sudah dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga. Jualang mengaku ada peningkatan kasus stunting, hanya saja untuk balita. Sedangkan penurunan justru pada batita.

Menurutnya penurunan kasus itu dikarenakan intervensi di 1.000 hari kehidupan dinilai sudah cukup berhasil.

“Kesimpulan sementara seperti itu, memperkuat pada di 1.000 hari kehidupan,” pungkasnya. (jek/ind)