ASN Kampanye di Medsos, Panwaslu Tunggu Aturan

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 362

ASN Kampanye di Medsos, Panwaslu Tunggu Aturan
Ilustrasi Pilkada. (net)
PONTIANAK, SP - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pontianak, Budhari mengungkapkan hingga kini, belum ada aturan larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kampanye lewat media sosial.

"Belum ada kepastian hukumnya tapi, kalau memang nanti ada edaran dari Bawaslu, itu kami tunggu arahan dari Bawaslu RI seperti apa, kalau ada kampanye ASN, TNI, Polri yang kampanye di medsos," ucapnya, Kamis (4/1).

Saat ini, aturan hanya mengatur larangan yang bentuknya spesifik. Misalnya ASN terlibat dalam tim kemenangan calon kepala daerah yang termuat dalam Surat Keputusan (SK). Atau saat ASN itu ikut orasi di lapangan.

"Kalau mereka hanya simpatisan, kalau pun tidak ada SK, tapi dia ikut kampanye terbuka menyampaikan orasi itu bisa ditindak. Karena itu jelas mendukung, bisa ditindak," tegasnya.

Dia menuturkan, untuk menindak harus ada bukti foto atau rekaman apa yang dikatakan ASN tersebut pada orang lain. Apa saja yang dia katakan untuk mengajak orang lain memilih calon kepala daerah itu.

"Misalnya ada kepala dinas seperti itu, sepanjang tidak ada SK dan tidak di ruang terbuka, tidak apa-apa. Kecuali ada bukti foto dan rekaman dia ngomong seperti itu ke orang. 'Pilihlah pasangan kita, begini-begini'. Itu bisa jadi temuan," jawabnya. (bls)