Senin, 23 September 2019


BI: Kebijakan Moneter Global Tantangan Ekonomi Kalbar

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 402
BI: Kebijakan Moneter Global Tantangan Ekonomi Kalbar

Ilustrasi. Net

PONTIANAK, SP - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar Dwi Suslamanto mengatakan normalisasi kebijakan moneter negara maju akan menjadi salah satu tantangan ekonomi nasional termasuk Kalbar.

"Secara global, meskipun secara umum relatif mereda namun tantangan ekonomi dunia masih terganggu termasuk oleh normalisasi kebijakan moneter negara maju. Kalbar tentu sangat berpengaruh akan hal itu karena selama ini kinerja ekonomi kita masih ditopang oleh ekspor," ujarnya di Pontianak, Rabu (10/1).

Ia menambahkan tidak kalah penting juga, kondisi geopolitik dan sinyal peningkatan harga minyak dunia akan mempengaruhi kestabilan ekonomi global.

"Untuk secara nasional sendiri tantangan akan berasal dari konsilidasi korporasi yang terus berlanjut dan intermediasi perbankan yang belum kuat," kata dia.

Posisi tantangan Kalbar kembali berkaitan dengan ekspor, yakni adanya indikasi perlambatan harga komoditas dunia, faktor cuaca yang mempengaruhi inflasi dan masih berlanjutnya kontraksi sektor tertentu dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

"Untuk persoalan inflasi, di Kalbar yang rawan karena faktor cuaca khususnya dalam hal produk pangan. Harga pangan tidak stabil karena cuaca sehingga mendorong inflasi," katanya.

Terkait sistem keuangan di Kalbar pada 2018 ia memprediksikan akan lebih baik dari tahun sebelumnya seiring perekonomian yang juga membaik.

"Dana Pihak Ketiga atau DPK dan penyaluran kredit kita perkirakan akan lebih baik pada 2018 ini," jelas dia. (ant/ind)