Penghapusan UPT Perpustakaan Kalbar, Pegiat: UPT Sedang Giat-giatnya

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 612

Penghapusan UPT Perpustakaan Kalbar, Pegiat: UPT Sedang Giat-giatnya
Founder Kalbar Membaca, Varli Pay Sandi. (ist)
PONTIANAK, SP - Keluarnya keputusan Mendagri Nomor: 061.1/9037/SJ, membuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Provinsi Kalbar dihapuskan. Bidang itu lantas bergabung langsung dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar.

Founder Kalbar Membaca, Varli Pay Sandi menyayangkan adanya aturan pusat tersebut. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, UPT Perpustakaan Kalbar tengah giat-giatnya berliterasi. Program macam Duta Bahas, Kalbar Bookfair ataupun gerakan-gerakan literasi lainnya, sudah digelar rutin.

"Kita menyayangkan, karena UPT sedang giat-giatnya menumbuhkan gerakan literasi," katanya Senin (22/1).

Sejumlah gerakan literasi di Kalbar yang dia lakukan, tak jarang melibatkan UPT Perpustakaan Kalbar. Layanan yang ada di sana, mereka hadirkan langsung di masyarakat. Tak hanya Kalbar Membaca, tapi juga gerakan serupa lainnya.

"Kita harap tidak ada perubahan, gerakan dan pelayan yang dilakukan perpustakaan dulu, tetap bisa terlaksana, walau langsung di bawah Dinas," inginnya.

Besar harapan, di bawah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, gerakan literasi dapat semakin berkembang. Begitu pula dukungan terhadap pegiat literasi. Di Kalbar katanya, ada banyak gerakan literasi. Tapi tak semua diketahui perpustakaan.

"Keberadaan penulis lokal juga tidak bisa diabaikan, dengan adanya formasi baru ini, kita harap semangat memajukan literasi baca tulis di Kalbar semakin tinggi," tegasnya.

Soal penulis lokal, dia mengusulkan agar ada rak khusus untuk buku-buku penulis lokal di perpustakaan. Dengan demikian, karya asli orang Kalbar dapat diakses dan dibaca masyarakat umum.

"Khususnya mahasiswa yang sering mendapatkan tugas dari dosennya," pungkasnya. (bls)