Ditanya Soal Sekda, Sutarmidji: Biar Wali Kota Mendatang yang Pilih

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 486

Ditanya Soal Sekda, Sutarmidji: Biar Wali Kota Mendatang yang Pilih
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Sejak M Akib purna tugas 31 Juni 2016, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak tak pernah dijabat secara definitif. 

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji saat itu memilih Kepala Inspektorat, Zumyati untuk jadi penjabat sementara. Zumyati pun pensiun per November 2017. 

Posisi Sekda yang kosong, tetap diisi penjabat, Heri Adad didaulat mengisi posisi itu sampai sekarang.

Padahal, serangkaian tes telah dilakukan untuk mengisi posisi Sekda. Ada lima nama yang lolos saat itu, Rudi Enggano, Mulyadi, Multi Juhto Bhatarendro, Aswin Djafar dan Uray Indra. 

Nama-nama itu malah sudah mengerucut jadi tiga. Menyisakan Rudi Enggano, Mulyadi dan Multi Juhto Bhatarendro.

"Sudah didapat tiga orang yakni Rudi Enggano, Mulyadi dan Multi Juhto Bhatarendro. Tapi nominasi utama tersangkut permasalahan hukum. Sebenarnya yang akan dilantik Rudi Enggano tetapi lantaran tersangkut persoalan hukum, akhirnya batal dilantik," jelas Sutarmidji ketika ditanya awal media.

Tiga nama itu akhirnya sisa dua. Mulyadi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Multi Juhto Bhatarendro yang jadi staf ahli Wali Kota. Tak satu pun dari keduanya dipilih Sutarmidji.

"Saya punya pemikiran, lebih baik yang memilih sekda itu wali kota definitif mendatang. Karena yang membantu pekerjaan wali kota adalah sekda," katanya.

Wali Kota dua periode ini membebaskan, apakah Wali Kota terpilih dari Pilwako 2018 nanti mau memilih satu dari lima nama yang lolos, atau di antara dua nama yang tersisa.

"Kalau saya terserah wali kota terpilih. Kan tinggal lima bulan, biar saja wali kota mendatang yang memilih, jangan saya yang milih. Walaupun saya sudah bisa memutuskan dan pernah ada keputusan, saya batalkan," pungkasnya. (bls)