Kamis, 19 September 2019


Modus Tanyakan Alamat, Pencopet Diringkus Polisi

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 618
Modus Tanyakan Alamat, Pencopet Diringkus Polisi

Ilustrasi. (Aktual)

PONTIANAK, SP - Seorang pencopet berinisial DYH (22), yang beraksi dengan berpura-pura menanyakan alamat, diringkus personel Polsek Pontianak Barat, setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran di Jalan Hasanuddin, Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, Senin (29/1) sekitar pukul 04:15 WIB.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis mengungkapkan kronologis kejadian. Saat korban yang merupakan seorang wanita pulang sendirian mengendarai sepeda motor usai bekerja, ada seseorang yang mengikuti dari belakang, namun korban tidak menghiraukannya dan terus mengendarai sepeda motornya. 

Saat korban masuk ke Gang Bukit Raya 2, Kecamatan Pontianak Barat, korban masih diikuti oleh pelaku. Mengetahui dirinya diikuti, korban saat itu mempercepat laju sepeda motornya. Sesampainya di depan rumah, tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan menanyakan alamat rumah seseorang. Namun korban tidak mengetahuinya. Korban yang saat itu sudah membuka kunci rumah, kemudian bergegas ingin untuk masuk ke dalam rumah.

Saat itu juga, tiba-tiba pelaku menghalangi korban dengan cara menutup kembali pintu rumah dan langsung merampas tas jinjing milik korban yang berisi satu unit handphone merk Oppo dan dompet kecil.

“Maka korban langsung berteriak ada pencuri, sehingga pelaku saat itu langsung menghampiri sepeda motornya yang di parkir di depan rumah korban untuk kabur. Korban sempat mengejarnya, namun karena pelaku menggunakan sepeda motor maka pelaku berhasil kabur,” ujar Bermawis.

Mendengar ada teriakan pencuri, anggota Jatanras Polsek Pontianak Barat yang saat itu sedang melaksanakan Kring Serse di wilayah hukum Pontianak Barat langsung mendekati korban dan sempat bertanya kepada korban apa yang terjadi.

“Maka korban menjelaskan jika barang-barang-barang milik korban telah diambil oleh pelaku dan anggota bertanya kepada korban mengenai ciri-ciri pelaku, serta meminta korban untuk memberitahu ke arah mana pelaku pergi,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan informasi dari korban, anggota Jatanras menghubungi piket patroli untuk menghalangi pergerakan pelaku sehingga anggota Jatanras yang saat itu bersama dengan warga melakukan pengejaran terhadap pelaku dan pelaku berhasil ditemukan di depan Masjid Al Falah Kecamatan Pontianak Barat.

“Sebelumnya terjadi saling kejar-kejaran hingga pelaku akhirnya berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Kantor Polsek Pontianak Barat dan korban diarahkan untuk membuat Laporan Polisi,”   pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, dia mengatakan bahwa korban mengalami kerugian sebesar Rp3,5 juta dan telah melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Pontianak Barat untuk dilakukan proses penyidikan. 

Barang bukti yang berhasil diamankan, satu buah tas jinjing merk Charles & Keith warna hitam, satu buah dompet kecil warna cream motif kotak-kotak, satu unit handphone merk Oppo warna putih kombinasi keemasan dan unit sepeda motor Honda Revo nomor polisi KB 2921 QN warna pink yang telah dimodifikasi. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian. 

Atas kejadian ini, masyarakat yang sering bepergian di malam hari terutama kaum perempuan diharapkan untuk lebih waspada. (rah/ind)