Senin, 23 September 2019


Nilai Verfak Parpol Lama Mubazir, Ini Pandangan Ketua DPD Partai Golkar Pontianak

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 508
Nilai Verfak Parpol Lama Mubazir, Ini Pandangan Ketua DPD Partai Golkar Pontianak

Ketua DPD Partai Golkar Pontianak Heri Mustmamin. (SP/Umar)

PONTIANAK, SP - Semula verifikasi faktual (verfak) partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019, hanya akan dilakukan kepada empat parpol baru, yakni PSI, Perindo, Partai Berkarya dan Partai Garuda.

Namun setelah parpol baru menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dilakukan uji materi terhadap Pasal 173 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan diterima, akhirnya seluruh parpol dilakukan verfak.

Ketua DPD Partai Golkar Pontianak Heri Mustmamin, menganggap verfak terhadap parpol lama merupakan sesuatu yang dinilai mubazir dilakukan.

"Sebenarnya verifikasi ini kesannya agak sedikit mubazir lah untuk partai-partai yang memang sudah mengikuti Pemilu," ujarnya kepada awak media, usai menghadiri pengumuman hasil verfak di KPU Kota Pontianak, Jumat (2/1).

Menurut dia, pelaksanaan aturan yang telah ditentukan memang lah penting. Akan tetapi, mestinya pelaksanaan verfak kepada parpol lama harus lah melihat sisi manfaat dan efektivitasnya.

"Jadi kalau partai yang baru saya pikir wajar kalau untuk diverifikasi, apakah diverifikasi saja atau verifikasi faktual. Ini akhirnya kan seperti ini. Toh memang ndak mungkin dong seperti Golkar, PAN, PKPI, PDIP, Hanura dan lain sebagainya, saya yakin (lengkap) mereka sudah mengikuti Pemilu dan mereka sudah punya kursi," terangnya.

"Bukan berati verifikasi ini tidak bernilai, bernilai dalam konteks misalnya pembinaan politik terhadap partai politik itu sendiri. Tapi kan ini menbutuhkan biaya. Bayangkan ada 583 (pengurus) DPD atau DPC atau apapun namanya yang diverfikasi di seluruh Indonesia," jelasnya.

Kendati demikian, Heri mengapresiasi kinerja KPU dan Panwaslu yang walaupun hanya diberikan waktu tiga hari untuk verfak, sukses menjalankannya.

"Apapun itu saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KPU dan Panwaslu yang sudah bekerja secara maksimal," katanya.

Pada rapat penyerahan hasil verfak di Kantor KPU Kota Pontianak, KPU menyatakan 12 parpol lama dan empat parpol baru di Kota Pontianak seluruhnya mememuhi syarat menjadi peserta Pemilu 2019. (umr)