Jumat, 06 Desember 2019


Soal Kerawanan Pilkada Kalbar, Ruhermansyah: Jadi Atensi Bersama

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 527
Soal Kerawanan Pilkada Kalbar, Ruhermansyah: Jadi Atensi Bersama

Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah. (SP/Umar)

PONTIANAK, SP - Dari penilaian Polri, Pilkada di Kalbar adalah daerah pemilihan kepala daerah serentak paling rawan potensi terjadinya konflik.

"Maka itu, sama-sama kita melakukan atensi di sini untuk melakukan koordinasi seluruh stakeholder khususnya dalam kerangka pengamanan terhadap penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kalimantan Barat ini," ujar Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah usai Rakor Pilkada Serentak 2018 dan Bimtek Simulasi Sispam Kota 2018, di Hotel Golden Tulip, Senin (5/2) pagi.

Ia mengatakan, Bawaslu sendiri berperan dalam mensinergikan dengan pihak aparat keamanan.

"Di antaranya apa, kami harus senantiasa melakukan koordinasi terhadap wilayah yang dipetakan rawan. Baik rawan konflik maupun rawan pelanggaran," terangnya.

Kedua, Bawaslu akan mempersiapkan jajarannya di Panwaslu kabupaten/kota untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan konflik baru atas tugasnya di lapangan.

"Di mana mereka harus lebih berintegritas, profesional, memiliki kepastian hukum. Nah, ini tentu itu setidak-tidaknya untuk mencegah konflik," katanya.

"Dan kami juga harus tidak berpihak, pasti itu, dan kami untuk merangkul semua peserta Pemilu calon untuk melakukan pencegahan terhadap pelanggaran-pelanggaran Pemilu," pungkasnya. (umr)