Musrenbang Pontianak Timur, Sutarmidji Minta Percepatan Penataan Sertifikat Tanah

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 297

Musrenbang Pontianak Timur, Sutarmidji Minta Percepatan Penataan Sertifikat Tanah
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji saat Musrenbang Kecamatan Pontianak Timur. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta Camat Pontianak Timur untuk membentuk tim percepatan penataan sertifikat tanah di kawasannya. Percepatan pemilikan sertifikat lahan utamanya untuk lahan-lahan yang sudah memiliki bangunan.

"Termasuk rencana kita untuk mengusulkan sertifikat di Kampung Beting tapi yang hanya ada bangunan. Tak ada bangunan, tak boleh didata," katanya usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Pontianak Timur, Rabu (7/2).

Bukan hanya syarat lahan sudah memiliki bangunan. Lahan itu pun harus dipastikan bukan lahan milik Pemerintah Kota. Kemudian, untuk warga yang mendiami pinggir sungai juga akan diuruskan sertifikatnya dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB).

"Saya maunya tahun ini mereka selesai. Semua jadi. Jangan lama-lama lagi. Kecuali masalah tanah sengketa, tidak boleh kita sentuh," sebutnya.

Dia menyebutkan di Kecamatan Pontianak Timur, setidaknya ada 20 persen lahan yang belum bersertifikat. Apalagi di bantaran sungai. Adanya program percepatan sertifikat dari pemerintah pusat, di mana pengurusan sertifikat ini gratis, membuat Sutarmidji yakin dalam setahun semua selesai.

"Nanti kalau lahan itu dapat dari warisan dan BPHTB-nya mungkin mereka merasa mahal. Kalau merasa mahal, kalau yang dapatan warisan itu Rp300 juta kan tidak kena BHTP. Nah, kalau lainnya masih kena, nanti kita coba selesaikan," sebutnya.

Yang dimaksud "mencoba menyelesaikan" tersebut adalah keringanan dalam Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Bukan hanya keringanan dengan pengurangan, bahkan Sutarmidji menyatakan ada kemungkinan dilakukan pembebasan BPHTB.

"Tapi harus betul-betul itu diperoleh dari warisan. Kita akan selesaikan dengan keringanan bisa pengurangan atau pembebasan sama sekali. Itu bisa," pungkasnya. (bls)