Rabu, 16 Oktober 2019


Pemkot Pontianak Luncurkan Layanan Smartpolice

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 513
Pemkot Pontianak Luncurkan Layanan Smartpolice

PERHATIKAN LAYAR - Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Asisten Bidang Operasi Polri Irjen Pol Muhammad Iriawan dan, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Amrin Remico memperhatikan layar monitor usai meluncurkan aplikasi Smartpolice, di Pontive Center, Kantor Wali Kot

PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak dan kepolisian meluncurkan layanan Smartpolice di Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (6/2). Layanan ini akan tergabung di aplikasi Gencil milik Pemkot yang bisa diunduh secara bebas.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menjelaskan, kerja sama dalam Smartpolice merupakan upaya Pemkot beserta Polresta Pontianak dalam menangani laporan tindak kejahatan yang menimpa masyarakat. Dengan fitur panic button dalam layanan itu, masyarakat dapat segera melakukan pelaporan melalui telepon genggamnya ketika terjadi tindak kejahatan.

"Pihak kepolisian terdekat akan segera merespon dan melakukan penindakan sesuai laporan," katanya.

Sistem ini dikembangkan Pontianak Digital Stream, rekanan Pemkot dalam pengembangan Gencil dalam dua tahun terakhir. Nantinya semua polisi akan terintegrasi dalam aplikasi itu. Untuk memanfaatkan aplikasi tersebut, masyarakat harus mendaftar nomor telepon mereka ke Polresta Pontianak lewat aplikasi.

"Kalau misalnya mengalami masalah atau menjadi korban tindak kriminal dan perlu bantuan dari orang lain, tinggal tekan panic button yang ada di aplikasi. Polisi atau masyarakat terdekat akan merespon dengan segera untuk membantunya," jelas Sutarmidji.

Adanya inovasi ini akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Aksi-aksi tak terpuji bisa segera ditangani. Kriminalitas diharap menurun. Layanan aplikasi ini akan menjangkau wilayah Kota Pontianak. Sutarmidji memastikan respon panic buttom sangat cepat. Begitu ditekan, semua telepon genggam yang terkoneksi dengan aplikasi akan menampilkan pemberitahuan. 

"Lokasi korban juga bisa diketahui. Siapa yang terdekat maka dia yang menangani," ucapnya.

Asisten Bidang Operasi Kepolisian Republik Indonesia, Irjen Pol Muhammad Iriawan memuji kehadiran Gencil dan Smartpolice yang telah diterapkan di Kota Pontianak. Dikatakannya, inovasi teknologi terkini ini sangat bermanfaat bagi sebuah kota dan dapat diterapkan di daerah lain.

"Gencil adalah oleh-oleh kami dari Pemkot Pontianak," ungkap Iriawan dengan nada senang.

Usai mendengar penjelasan soal Gencil, dia pun menerangkan di sana bisa memantau dan menstabilkan harga pangan. Teknologi macam ini diperlukan kepolisian untuk pelayanan masyarakat.

"Kepada Pak Sutarmidji saya mohon izin untuk mengadopsi Gencil sehingga bisa diterapkan di kepolisian nantinya. Semoga berkah ya, Pak," pungkasnya. (bls/ind)