Deklarasi Kampanye Damai, KPU Pontianak Ingin Pemilu Berintegritas

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 388

Deklarasi Kampanye Damai, KPU Pontianak Ingin Pemilu Berintegritas
Deklarasi kampanye damai Pilwako Pontianak. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak ingin kampanye pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak 2018-2023 berintegritas. Semua penyelenggara pemilu di semua tingkatan diharuskan menjalankan kewajiban dengan bermartabat jujur dan adil, secara langsung, bebas, umum dan rahasia.

"Kita akan senantiasa memperlakukan pemilih dan peserta pemilu setara," janji Ketua KPU Pontianak, Sujadi dalam Deklarasi Kampanye Damai di Taman Alun Kapuas, Minggu (18/2) sore.

Sujadi pun mengimbau para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota berkampanye dengan mengedepankan visi misi dan program. Jangan ada kampanye hoaks, ujaran kebencian, money politik, segala yang bersinggungan dengan SARA.

"Mari kita berkampanye dengan santun, damai, dan gembira. Kita ciptakan suasana kampanye yang damai, sejuk dan harmonis," ajaknya dalam deklarasi yang dihadiri para simpatisan dan partai pendukung serta pengusung calon tersebut.

Sujadi pun menyampaikan pesannya untuk para pemilih. Dia mengajak masyarakat hadir dalam kampanye-kampanye para calon. Alasannya tak lain, agar masyarakat tahu apa visi misi dan program para calon.

"Lalu pastikan Anda terdaftar sebagai pemilih. Tanggal 27 Juni 2018 datang ke TPS, coblos pasangan calon yang diinginkan," ungkapnya.

Kepada warga Kota Pontianak secara luas, dia mengajak semua menjaga ketertiban dan kedamaian dalam pemilu. Pemilu merupakan agenda yang digelar lima tahun sekali, dan merupakan hal yang wajar.

"Berkampanyelah yang baik. Kampanye anti kecurangan dan anti manipulasi," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak hadir. Kecuali calon Wakil Wali Kota nomor urut 2, Bahasan. Mereka yang hadir di antaranya calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 1 Harry Adrianto dan Yandi, calon Wali Kota nomor urut 2 Edi Rusdi Kamtono, dan terakhir calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3 Satarudin dan Alfian Aminardi.

Tak hanya membacakan Deklarasi Kampanye Damai dan menandatangani deklarasi tersebut, perwakilan kelompok masyarakat pun ikut menyampaikan aspirasi mereka. Di antaranya dari Forum Anak Kota Pontianak, perwakilan kaum disabilitas, mahasiswa, pegiat ekonomi kreatif dan pegiat sosial.

Usai deklarasi, para calon diarak keliling kota dengan menggunakan mobil dan dikomandoi pihak kepolisian, serta KPU.

"Dengan adanya suara perwakilan masyarakat itu, kita harap aspirasi mereka didengar langsung oleh para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota," pungkasnya. (bls)