Tindak Kampanye Hoaks, Polresta Tangkal dengan Satgas Cyber

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 353

Tindak Kampanye Hoaks, Polresta Tangkal dengan Satgas Cyber
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Purwanto mengatakan pihaknya tegas soal kampanye hoaks. Sampai-sampai ada satuan khusus yang bertugas mengawasi peredaran informasi menyesatkan itu. 

"Khusus berita hoaks, Polresta Pontianak sudah membentuk Satgas Cyber untuk menanganinya," katanya dalam Deklarasi Kampanye Damai di Taman Alun Kapuas Pontianak, Minggu (18/2).

Kombes Pol Purwanto menyatakan sudah semestinya seluruh peserta pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak 2018 - 2023 yang akan berkompetisi, dapat memanfaatkan waktu kampanye sebagai media komunikasi kepada masyarakat secara optimal. Metode dan bentuk kampanye perlu diperhatikan oleh pasangan calon. 

"Ada yang harus dipatuhi, untuk tidak dilanggar dalam kampanye yaitu mempersoalkan dasar negara Pancasila dan pembukaan UUD 1945, menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, dan berita hoaks di media sosial," tegasnya. 

Deklarasi Kampanye Damai itu menurutnya tepat agar calon kepala daerah tersebut melahirkan kampanye yang berintegritas dan damai. Kegiatan deklarasi ini merupakan hasil kesepakatan dan koordinasi antara Forkopimda dan seluruh pasangan calon.

Dia ingin deklarasi itu jadi bukti, adanya kesatuan dan semangat untuk secara bersama mewujudkan pelaksanaan pemilukada yang damai, langsung, umum, bebas serta rahasia, jujur dan adil.

"Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak harus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, toleransi dan saling menghargai perbedaan yang ada," katanya.

Dia mengingatkan, tiga pasangan calon yang telah ditetapkan KPU Pontianak saat ini menjadi tokoh sentral di Kota Pontianak. Perhatian rakyat akan tertuju kepada tiga pasangan calon tersebut. Deklarasi ini pun jadi penting sebagai bagian dalam kerangka membangun tatanan nilai, norma, dan etika dalam proses pelaksanaan kehidupan berdemokrasi. 

"Yang semuanya mengikat untuk diwujudkan dalam perhelatan pilkada. 
Penyelenggara kampanye merupakan bagian dari tahapan pemilukada yang diatur dalam undang-undang," katanya. 

Maka dari itu, kampanye pun telah ditetapkan waktunya oleh KPU. Di mana semua dibagi menjadi tiga zona wilayah yakni zona 1 kecamatan Pontianak Utara dan Barat, zona 2 kecamatan Pontianak Selatan dan Tenggara, dan zona 3 kecamatan Pontianak Timur dan Utara. (bls/rah)