Selasa, 15 Oktober 2019


Terkait Baliho Calon Wali Kota, Ini Kata Kepala Kesbangpol

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 548
Terkait Baliho Calon Wali Kota, Ini Kata Kepala Kesbangpol

Kepala Kesbangpol, Rizal Muthahar. (SP/Balasa)

PONTIANAK, SP - Masih bertebarannya baliho para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pontianak, Rizal Muthahar sudah ada aturan tentang baliho. Baik sebelum masa kampanye atau dalam masa kampanye 15 Februari sampai 23 Juni 2018.

Aturan itu di antaranya Perda Kota Pontianak Nomor 45 Tahun 2014 yang diperkuat dengan Surat Keputusan Wali Kota Pontianak Nomor 80 Tahun 2018 berkaitan dengan pemasangan baliho, spanduk dan umbul-umbul. Selain itu, dari KPU sendiri sudah ada surat keputusan yang mengatur titik-titik di mana lokasi memasang alat peraga kampanye terhadap masing-masing pasangan calon.

Rizal menjabarkan berkaitan dengan persoalan masih adanya baliho yang bertebaran, atau belum diturunkan para pasangan calon, ditambah lokasinya tidak masuk dalam yang telah ditetapkan KPU, masih akan menunggu tim. Dalam aturan, sudah ada tim yang dibentuk untuk hal itu.

"Jadi mungkin nanti kita koordinasi dengan untuk pihak eksekusinya. Kita adalah tetap bersama dengan Satpol-PP, yang akan melakukan itu," katanya Senin (19/2).

Dia menegaskan, sebenarnya jika baliho dipasang di lokasi yang berada di luar aturan, dengan mengacu pada peraturan daerah Kota Pontianak, sudah selayaknya ditertibkan. Dalam hal ini, Satpol-PP Pontianak memegang peranan sebagai eksekutor pembongkaran.

"Satpol-PP harus bongkar, tidak hanya kaitan dengan pemilihan kepala daerah. Jadi sepanjang baliho yang tidak sesuai peruntukannya, kemudian tidak dapat izinnya dan teknis pemasangannya, tetap harus dibongkar," pungkasnya. (bls)