Mubes V MABM, OSO: Musyawarah Ini Kebangkitan MABM

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 383

Mubes V MABM, OSO: Musyawarah Ini Kebangkitan MABM
OSO saat membuka Mubes V MABM Kalbar. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang membuka Musyawarah Besar V Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalbar, di Grand Mahkota Hotel, Rabu (28/2) malam.

Dia mengaku bangga dengan pengurus MABM dalam lima tahun terakhir. Penasehat MABM ini memuji kesabaran MABM yang luar biasa.

"Musyawarah ini adalah kebangkitan MABM," tegasnya.

Menurut OSO, pengurus MABM dapat membangun komunikasi yang baik dengan pihak lain, dan dingin ketika ada konflik, dan jadi jembatan dengan menahan gejolak yang tidak sehat bagi Kalimantan Barat. Hal ini penting dan berkaitan dengan empat pilar kebangsaan.

"Jangan ada lagi yang pertanyakan apa itu. Itu yang bisa mempertahankan Indonesia dari negara asing. Ketika asing memecah belah, dan mereka masuk untuk merampas hak-hak bangsa," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Oesman juga memaparkan bahwa baru-baru ini DPD RI bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia(PWI), Kementerian Desa dalam mengawasi pengelolaan dana desa.

Di tahun ini saja, dia berujar sudah hampir Rp60 triliun dana desa dikucurkan. Tapi tentu ada risiko, bagaimana pengawasan agar tidak ada penyelewengan.

"MABM dan semua harus mengambil peran ini dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah soal penggunaan dana desa. Agar tujuan uang dari rakyat itu betul kembali ke rakyat," katanya.

Selain itu DPD RI juga akan bekerja sama dengan BPH Migas untuk mewujudkan adanya BBM satu harga dengan mencanangkan satu desa satu sub penyalur BBM. Tujuannya agar minyak subsidi sampai ke tingkat pedesaan. MABM dan semua paguyuban punya tugas untuk mengawasi hal tersebut.

Di tahun politik ini, dia meminta semua pihak menjaga stabilitas keamanan. Jangan sampai ada orang politik uang tidak benar yang kerjanya menghasut.

"Saya pesan, dalam politik jaga stabilitas, karena orang politik yang tidak benar, akan menghasut. Kita tidak ingin dan tidak akan diadudomba. Tapi kita juga tidak mau diganggu, maka ini hari adalah kebangkitan MABM," pungkasnya. (bls)